Fitness

Pengertian Atletik dan 13 Cabang-cabang Olahraganya

07 Aug 2026

avatar

Mastono

Bagikan Blog

Pengertian Atletik dan 13 Cabang-cabang Olahraganya

Olahraga atletik sangat populer di dunia dan tak hanya di Indonesia saja. Pasalnya, cabang olahraga ini pasti dipertandingkan di ajang olahraga bergengsi dunia, seperti olimpiade.

Meski kamu bukan atlet, mengetahui beberapa hal tentang atletik mungkin bisa menambah wawasan kamu seputar dunia olahraga. Karena alasan itu, atletik juga diperkenalkan bagi murid sekolah untuk pengembangan fisik di lingkungannya.

Lebih jelasnya, kamu bisa membaca informasi lengkap soal olahraga atletik yang sudah kami siapkan di bawah ini.

Apa Itu Atletik?

apa itu atletik - freepik.jpg

Atletik adalah olahraga yang mencakup beberapa cabang olahraga lari, lompat, melempar, atau berjalan. Olahraga atletik juga dikenal dengan sebutan track & field yang mencakup nomor tunggal, nomor gabungan, dan nomor berbasis tim.

Perlombaan atletik pertama yang dipertandingkan dalam Olimpiade kuno adalah “stadion” yaitu lari cepat sekitar 192 meter dengan pemenang yang tercatat sejak 776 sebelum masehi.

Pertandingan Olimpiade kuno juga mencakup sejumlah perlombaan atletik seperti lari, lompat jauh, tolak peluru, dan lempar lembing.

Di Indonesia, atletik diperkenalkan sebagai pelajaran di sekolah oleh Belanda. Pada saat itu, klub didirikan klub atletik di kota-kota besar yang tersebar di Pulau Jawa. Pada 1917, sebuah organisasi atletik didirikan dengan nama Nederlands Indische Athletiek Unie (NIAU). Setelah kemerdekaan, asosiasi atletik pertama di Indonesia dibentuk pada 3 September 1950 di Semarang.

Macam-macam Olahraga Atletik

Macam-macam Olahraga Atletik - freepik.jpg

Untuk mengetahui berbagai nomor olahraga atletik, berikut ini beragam nomor lari, jalan, lempar, dan lompat.

1. Jalan cepat

Perlombaan dapat digelar di lintasan stadion maupun jalan raya dengan jarak mulai dari 3.000 meter hingga puluhan kilometer, seperti 20 km dan 35 km pada kompetisi internasional.

Berbeda dengan lomba lari, dalam jalan cepat salah satu kaki harus selalu menyentuh tanah, sementara kaki depan harus tetap lurus sejak pertama kali menyentuh permukaan hingga melewati posisi tubuh.

Jika teknik ini dilanggar, atlet bisa mendapat peringatan hingga didiskualifikasi oleh juri.

Tips FIT HUB: Latihan treadmill dengan incline rendah dapat membantu meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot kaki untuk mendukung performa jalan cepat.

2. Lari jarak pendek

Lari jarak pendek dilakukan dengan cara sprint atau berlari secepat mungkin, dari start hingga finis, dengan lintasan lari jarak 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Selain kecepatan, pelari sprint juga membutuhkan reaksi start yang cepat, kekuatan otot tungkai, dan teknik berlari yang efisien agar dapat mempertahankan kecepatan sepanjang lintasan.

Tips FIT HUB: Tambahkan latihan squat, deadlift, dan box jump untuk meningkatkan power saat melakukan sprint.

3. Lari jarak menengah

Lari jarak menengah mencakup lari 800 meter, 1.500 meter, dan 3.000 meter. Nomor lari ini melatih kecepatan, stamina, dan pernapasan ekstra.

Pelari harus mampu mengatur ritme, mengontrol pernapasan, serta menentukan strategi kapan harus mempertahankan atau meningkatkan kecepatan agar dapat finis dengan waktu terbaik.

Tips FIT HUB: Kombinasikan latihan interval di treadmill dengan latihan kardio seperti rowing atau cycling untuk meningkatkan endurance.

4. Lari estafet

Sebagai nomor kompetisi beregu, empat orang pelari akan bergantian terus menerus mencapai garis akhir. Nomor lari estafet yang dipertandingkan adalah 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter.

Penting untuk mengontrol kecepatan dan menguasai teknik estafet atau pergantian tongkat di zona pergantian.

Kesalahan kecil saat menyerahkan tongkat dapat mengurangi waktu bahkan menyebabkan diskualifikasi.

Tips FIT HUB: Latih akselerasi pendek 20-30 meter untuk meningkatkan kecepatan sebelum memasuki zona pergantian tongkat.

5. Lari gawang

Lari gawang merupakan jenis lari cepat dengan melompati gawang yang tingginya diatur pada ketinggian tertentu.

Teknik dasarnya meliputi awalan, posisi kaki saat melompati gawang, cara mendarat, dan cara berlari kembali.

Tips FIT HUB: Latihan plyometric dan mobility pinggul dapat membantu meningkatkan kelincahan saat melewati rintangan.

6. Tolak peluru

Olahraga tolak peluru adalah gerakan melontarkan atau mendorong peluru besi dengan satu tangan untuk mendapat jarak tolakan sejauh-jauhnya.

Jarak tolakan dipengaruhi oleh kekuatan otot tubuh bagian atas, koordinasi gerakan kaki dan pinggul, serta teknik pelepasan peluru agar menghasilkan sudut tolakan yang optimal.

Tips FIT HUB: Bench press, shoulder press, dan medicine ball throw efektif untuk meningkatkan kekuatan yang dibutuhkan pada tolak peluru.

dummy

Temukan inspirasi sehatmu dan wujudkan dengan latihan di FIT HUB!

Klaim Gratis Free Trial 7 Hari

7. Lempar cakram

Lempar cakram merupakan nomor olahraga atletik yang dilakukan dengan melempar sebuah piringan dengan jarak sejauh mungkin. Lempar cakram bisa dilakukan dengan gaya samping dan gaya belakang dengan cakram berbahan kayu dan bersabuk besi.

Kombinasi teknik putaran, keseimbangan, dan kekuatan menjadi faktor utama dalam menentukan hasil lemparan.

Tips FIT HUB: Latihan cable wood chop dan Russian twist dapat membantu meningkatkan kekuatan rotasi tubuh saat melempar.

8. Lontar martil

Lontar martil adalah nomor olahraga atletik untuk lemparan bola logam yang menjadi ajang kompetisi kekuatan untuk mendapat jarak lontar terjauh.

Nomor ini membutuhkan kekuatan tubuh, koordinasi, keseimbangan, dan teknik putaran yang baik agar martil dapat meluncur sejauh mungkin tanpa keluar dari sektor lemparan.

Tips FIT HUB: Latihan core seperti cable rotation dan plank membantu menjaga stabilitas tubuh selama melakukan putaran.

9. Lempar lembing

Lempar lembing merupakan nomor olahraga lempar dengan tongkat berujung runcing. Cara melempar bisa dilakukan dengan gaya Amerika, Finlandia, dan gaya penjepit.

Atlet membutuhkan kombinasi kecepatan saat awalan, kekuatan bahu dan lengan, serta teknik pelepasan yang tepat agar lembing dapat meluncur dengan stabil di udara.

Tips FIT HUB: Latihan shoulder press, pull-up, dan latihan rotator cuff dapat membantu meningkatkan kekuatan serta menjaga kesehatan bahu.

10. Lompat jauh

Lompat jauh adalah aktivitas melompat ke arah depan dan jauh dengan satu tolakan kaki. Pemenang dari lomba lompat jauh adalah pelompat yang berhasil mendarat di bak pasir dengan jarak terjauh.

Tips FIT HUB: Bulgarian split squat dan jump squat membantu meningkatkan daya ledak otot tungkai untuk menghasilkan tolakan yang lebih kuat.

11. Lompat jangkit

Lompat jangkit merupakan rangkaian jalan yaitu awalan (approach), jingkat (hop), langkah (step), dan lompat (jump).

Nomor ini membutuhkan koordinasi, keseimbangan, serta kekuatan tungkai yang baik karena atlet harus mempertahankan kecepatan dan momentum sepanjang rangkaian lompatan.

Tips FIT HUB: Single-leg hop dan bounding drill dapat membantu meningkatkan koordinasi sekaligus kekuatan eksplosif kaki.

12. Lompat tinggi

Lompat tinggi adalah lompatan dengan memindahkan berat badan setinggi-tingginya melampau mistar lompatan yang tingginya sudah ditentukan pada ketinggian tertentu.

Selain kekuatan kaki, nomor ini membutuhkan kelenturan tubuh, koordinasi, dan teknik lompatan yang baik, seperti teknik Fosbury Flop yang paling banyak digunakan pada pertandingan modern.

Tips FIT HUB: Box jump dan latihan mobilitas pinggul dapat membantu meningkatkan tinggi lompatan sekaligus fleksibilitas tubuh.

13. Lompat galah

Seperti namanya, lompat galah dilakukan dengan galah yaitu peralatan seperti tongkat yang berbahan logam, fiber, bambu, atau kayu.

Lompat galah merupakan jenis lompatan yang dilakukan untuk mencapai ketinggian tertentu dengan bantuan galah untuk membantu mengangkat tubuh pelompat.

Tips FIT HUB: Fokus pada latihan pull-up, hanging leg raise, dan shoulder press untuk membangun kekuatan tubuh bagian atas dan core yang dibutuhkan pada lompat galah.

Kesimpulan

Atletik adalah olahraga yang mencakup empat nomor yaitu berjalan, lari, lompat, dan lempar dengan nomor tunggal, gabungan, dan nomor berbasis tim.

Pertandingan olahraga atletik biasanya bertujuan untuk mencapai jarak terjauh atau catatan waktu tercepat dalam menempuh jarak atau ketinggian tertentu.

Meski bukan untuk pertandingan, mengetahui berbagai nomor olahraga atletik dapat menjadi variasi olahraga untuk rutinitas latihan. Kamu juga akan memiliki ketahanan yang baik untuk berolahraga atletik seperti lari maraton jika rutin berlatih di gym.

Jadi, daftarkan diri kamu jadi member FIT HUB untuk mendapat berbagai fasilitas olahraga yang lengkap!

Blog Terkait

Layanan Pengaduan Konsumen