Handball adalah olahraga tim yang nggak cuma seru, tapi juga punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan daya tahan kardiovaskular hingga membantu menjaga kebugaran seiring bertambahnya usia.
Selain itu, olahraga ini juga mengasah kelincahan, koordinasi, dan mental yang kuat, lho. Penasaran apa saja manfaat handball lainnya dan bagaimana cara bermainnya? Baca artikel ini sampai habis, yuk!
Apa Itu Handball?

Handball adalah olahraga tim yang menggabungkan ketangkasan, kecepatan, dan kerja sama tim dalam satu permainan seru. Nggak heran kalau olahraga ini dimainkan lebih dari 19 juta orang di 180 negara.
Melansir USA Team Handball, handball pertama kali muncul sebagai olahraga outdoor di Olimpiade 1936. Namun sekarang, handball adalah olahraga indoor yang sudah jadi bagian resmi Olimpiade sejak 1972.
Ada juga varian lainnya seperti beach handball yang mulai populer sejak 1994, dan street handball yang bisa dimainkan santai di jalanan atau taman.
Manfaat Olahraga Handball bagi Kesehatan
Kamu penasaran apa saja manfaat main handball? Ternyata banyak banget, lho! Berikut ini beberapa di antaranya:
- Meningkatkan daya tahan kardiovaskular.
- Meningkatkan kelincahan.
- Menjaga kebugaran seiring bertambahnya usia.
- Meningkatkan fokus mental dan kepercayaan diri.
- Menjaga kesehatan jantung.
- Membakar kalori dan lemak.
- Mengembangkan koordinasi mata dan tangan.
Teknik Bermain Handball

Buat kamu yang baru ingin mulai bermain handball, ada beberapa teknik dasar yang perlu dikuasai menurut BBC, yaitu:
1. Teknik Menangkap Bola Tinggi (High Catching)
Tahap 1:
- Berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu, tumpuan pada ujung kaki (jinjit), menghadap arah datangnya bola.
- Luruskan lengan ke depan setinggi dada, siku sedikit ditekuk (tidak kaku).
- Saat bola datang, mulai bergerak mendekati bola.
- Arahkan tangan ke bola. Satukan ujung ibu jari dan jari telunjuk hingga membentuk seperti hati. Buka lebar jari-jari yang lain untuk membentuk area tangkapan yang lebih luas (seperti mangkuk).
Tahap 2:
- Saat bola menyentuh tangan, genggam bola dengan jari-jari dan tarik bola mendekat ke dada dengan menekuk siku.
- Pastikan ibu jari berada di belakang bola untuk menahannya dengan kuat.
- Setelah menangkap bola, segera bersiap untuk melakukan tindakan selanjutnya (melempar, menggiring, dll.).
2. Teknik Menangkap Bola Rendah (Low Catching)
Tahap 1:
- Berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu, tumpuan pada ujung kaki (jinjit), dan tubuh sedikit membungkuk ke arah bola.
- Rentangkan lengan ke bawah setinggi pinggang, siku sedikit ditekuk.
- Saat bola datang, mulai bergerak mendekati bola.
- Arahkan tangan ke bola. Satukan ujung ibu jari dan jari telunjuk, rentangkan jari lainnya (membentuk mangkuk).
Tahap 2:
- Saat bola menyentuh tangan, genggam bola dan tarik ke dada dengan siku yang sedikit ditekuk.
- Pastikan tangan menggenggam bola dengan kuat dan siap untuk mengambil langkah selanjutnya.
3. Teknik Lemparan Atas (Upper Pass)
Tahap 1:
- Berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu, menyamping ke arah target (teman yang akan menerima bola), tumpuan pada ujung kaki dengan berat badan ada di kaki belakang.
- Angkat lengan yang akan melempar dan tarik ke belakang kepala membentuk sudut 90 derajat.
- Arahkan lengan yang tidak digunakan untuk melempar ke target.
Tahap 2:
- Pindahkan berat badan dari kaki belakang ke kaki depan sambil memutar tubuh dan pinggul ke arah target.
- Tarik lengan yang melempar ke depan dengan cepat, dimulai dari siku, kemudian diikuti lengan bawah dan pergelangan tangan.
- Lepaskan bola tepat di depan kepala dengan kedua kaki masih menapak di tanah dan dada menghadap target.
- Lanjutkan gerakan lengan yang melempar ke arah target.
4. Teknik Lompat Vertikal (Vertical Jump Shot)
Tahap 1:
- Berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu, menghadap target, tumpuan pada ujung kaki dengan lutut sedikit ditekuk, siap untuk melompat.
- Dorong tubuh ke atas untuk melompat setinggi mungkin.
Tahap 2:
- Saat di udara, luruskan siku lengan yang melempar hingga lengan terangkat tinggi dan tarik lengan ke belakang kepala membentuk sudut 90 derajat.
- Arahkan lengan yang tidak digunakan untuk melempar ke target.
- Lempar bola dengan cepat ke bawah, tepat ke target di gawang lawan. Pastikan melepaskan bola di titik tertinggi saat melompat.
Tahap 3: Jaga keseimbangan tubuh saat mendarat dengan menekuk lutut untuk meredam benturan.
5. Teknik Dribbling (Menggiring Bola)
Tahap 1:
- Berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu dalam posisi siap.
- Tumpuan pada ujung kaki (jinjit).
- Lutut sedikit ditekuk dan punggung lurus.
Tahap 2:
- Pantulkan bola ke bawah menggunakan ujung jari (bukan telapak tangan).
- Lengan lurus di bahu dan siku.
- Pergelangan tangan ditekuk untuk mengontrol pantulan bola.
- Kepala tetap tegak dan bola berada sedikit di depan tubuh (maksimal 1 meter).
- Jaga bola tetap setinggi pinggang dengan tangan di atas bola.
- Redam pantulan bola dengan ujung jari dan biarkan pergelangan tangan menekuk untuk mengontrol bola saat menggiring.
Aturan Permainan Handball
Handball adalah olahraga yang dimainkan di lapangan berukuran 40x20 meter dengan gawang di kedua sisi. Ada area khusus di depan gawang yang bentuknya setengah lingkaran (6 meter dari gawang). Area ini hanya boleh dimasuki oleh kiper.
Ada juga garis free-throw yang jaraknya 9 meter dari gawang dan garis penalti 7 meter. Saat penalti, kiper harus berdiri minimal 4 meter dari gawang.
Kesimpulan
Nah, sekarang kamu sudah tahu kan kalau handball adalah olahraga yang seru dan bermanfaat banget buat kesehatan? Selain membuat tubuh bugar, handball juga mengajarkan kamu soal kerja sama tim dan mental yang kuat.
Namun, untuk bisa main handball dengan maksimal, penting juga buat menjaga kondisi fisik lewat latihan di gym.
Di FIT HUB, kamu bisa dapat akses ke peralatan gym modern yang lengkap dan latihan dengan trainer yang siap bantu kamu meningkatkan kekuatan dan kelincahan.
Yuk, daftar jadi member FIT HUB sekarang!



