4 Perbedaan Muay Thai vs Kick Boxing yang Utama

Seni bela diri muay thai dan kick boxing terbilang sudah cukup populer di Indonesia. Namun, apakah kamu sudah tahu apa perbedaan muay thai vs kick boxing?

Saat ini sudah banyak pula komunitas dan pusat kebugaran yang menawarkan latihan dua jenis olahraga ini.

Meskipun begitu, masih banyak dari masyarakat yang tidak bisa membedakan olahraga muay thai dan kick boxing.

Jika dilihat secara awam, dua disiplin olahraga ini memang terlihat sangat mirip. Keduanya membebaskan penggunaan tangan dan kaki dalam serangannya.

Namun, ada dasar-dasar yang bisa jelas berbeda jika ditekuni baik-baik.

Perbedaan Muay Thai vs Kick Boxing

Perbedaan Muay Thai vs Kick Boxing - freepik.jpg

Dalam pertarungan bebas, atlet muay thai dan kick boxing sebenarnya bisa bertanding di atas ring yang sama.

Biarpun begitu, ada sejumlah perbedaan yang akan terlihat dengan jelas jika sesama atlet dalam satu cabang yang sama.

Supaya lebih paham, simak dulu perbedaan muay thai vs kick boxing berikut ini!

1. Teknik pukulan

Dua seni bela diri ini diperbolehkan untuk melakukan tinju menyerang dan mendapatkan poin. Namun, gerakan tinju yang ditampilkan akan berbeda dan punya ciri khasnya masing-masing.

Teknik tinju dalam kick boxing serupa seperti olahraga boxing konvensional.

Para atletnya memiliki kombinasi serangan pukulan yang lebih banyak dan ditambah dengan serangan kaki.

Hal ini berbeda dengan atlet muay thai yang tidak fokus pada serangan pukulan. Muay thai akan menggunakan tinju untuk menyempurnakan serangan dan bukan jadi serangan utama.

2. Serangan dengan sikut

Muay thai memperbolehkan serangan dengan menggunakan sikut dan teknik clincing.

Teknik ini akan digunakan oleh para atlet muay thai saat bertarung jarak dekat. Serangan sejenis inilah yang dipakai untuk melukai lawannya dan membuatnya KO.

Sementara itu, kick boxing biasanya hanya akan menggunakan bogem untuk menyerang.

Dalam pertandingan kick boxing, atlet tidak diperkenankan menggunakan sikut untuk menyerang. Jika dilakukan, hal itu akan mengurangi poin dari petarungnya.

3. Teknik dumb and sweep

Teknik lain yang bisa dilakukan dalam muay thai adalah dumb and sweep untuk membuat lawan tidak berdaya.

Teknik ini adalah menangkap serangan kaki dan menjatuhkan lawan dengan menyapu kakinya.

Malahan, teknik ini bisa membuat atlet yang melakukannya mendapatkan poin.

Sayangnya, hal ini tidak bisa dilakukan dalam pertandingan kick boxing. Untuk menjatuhkan lawan, kamu perlu memukul atau menyerangnya dengan pukulan dan tendangan.

Kamu hanya boleh menangkis serangan lawan, tapi tidak boleh menangkap serangannya.

4. Dinamika serangan

Perbedaan kick boxing vs muay thai juga terletak dari dinamika serangan yang dilancarkan.

Hal ini juga dipengaruhi oleh footwork atau pergerakan kaki dari setiap atletnya. Gerakan atlet akan membuat pertandingan dalam muay thai dan kick boxing akan berbeda.

Dalam muay thai, gerakan akan lebih minim secara umum. Para atletnya akan mencari kesempatan untuk melancarkan serangan terbaik alih-alih menyerang secara bertubi-tubi.

Sementara itu, kick boxing akan terlihat seperti pertandingan tinju pada umumnya. Kamu akan melihat lebih banyak jual-beli serangan yang dilakukan oleh para atletnya.

Alasan yang membuat pertandingan kick boxing lebih intens adalah serangan dilakukan dengan pukulan dan tendangan.

Kesimpulan

Meskipun terlihat mirip, muay thai vs kick boxing punya banyak perbedaan dari gerakan, serangan, intensitas dalam pertandingannya.

Namun, tidak ada salahnya untuk mempelajari keduanya untuk menambah wawasan.

Latihan seni bela diri juga akan baik untuk tubuh dan kesehatan karena gerakannya akan menguatkan otot-otot tubuh.

Nah, sebelum mengikuti latihan seni bela diri, ada baiknya kamu juga mempersiapkan diri dengan mulai olahraga di gym.

Daftar sekarang menjadi member FIT HUB dan kamu bisa menikmati seluruh fasilitasnya di seluruh cabang di Indonesia.

Ada juga kelas Bodycombat yang bisa bantu tubuh kamu lebih siap untuk latihan bela diri, loh.