Fitness

Non Exercise Activity Thermogenesis: Cara Efektif Tingkatkan Pembakaran Kalori

31 Mar 2026

avatar

Pinky

Bagikan Blog

Non Exercise Activity Thermogenesis: Cara Efektif Tingkatkan Pembakaran Kalori

Tidak jarang orang menghabiskan waktu berjam-jam melakukan latihan intens untuk membakar kalori. Padahal, hal ini juga bisa terjadi melalui aktivitas ringan yang dikenal sebagai non exercise activity thermogenesis.

Dalam dunia kebugaran, istilah ini merujuk pada kalori yang terbakar pada aktivitas non olahraga. Contohnya seperti berjalan kaki, berdiri, menaiki tangga, atau sekadar melakukan pekerjaan rumah.

Meski terdengar sederhana, kebiasan bergerak dalam aktivitas sehari-hari tetap bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap keseimbangan metabolisme tubuh, lho!

Oleh karena itu, memahami non exercise activity thermogenesis bisa menjadi strategi tambahan untuk menjaga kesehatan, terutama bagi kamu yang memiliki waktu terbatas untuk berolahraga secara rutin.

Apa itu Non Exercise Activity Thermogenesis?

2148213170.jpg Menurut Cleveland Clinic, non exercise activity thermogenesis atau disingkat NEAT adalah energi yang dikeluarkan tubuh dari aktivitas fisik ringan di luar olahraga terstruktur.

Aktivitas ini mencakup gerakan sehari-hari yang sering dilakukan, seperti berjalan ke luar rumah, merapikan meja kerja, mengepel, mencuci piring, atau membawa barang-barang belanjaan.

Istilah NEAT sendiri pertama kali dipopulerkan oleh Dr. James A. Levine pada tahun 1999, dan mulai digunakan untuk menjelaskan beragam aktivitas kecil dalam keseharian yang berkontribusi terhadap pengeluaran energi tubuh.

Berbeda dengan olahraga formal yang dilakukan secara sengaja dan terencana, NEAT mencakup semua hal lainnya, yaitu berasal dari aktivitas spontan yang sering menjadi bagian dari rutinitas harian.

Meskipun begitu, besarnya kontribusi NEAT terhadap pembakaran kalori bisa berbeda pada setiap orang.

Mereka yang secara alami lebih sering aktif bergerak, biasanya mengeluarkan energi yang juga lebih besar.

Inilah yang membuat NEAT sering disebut sebagai salah satu faktor “tak terlihat” yang dapat membantu menjaga metabolisme tetap aktif sepanjang hari.

Bagaimana Non Exercise Activity Thermogenesis Bekerja?

Secara umum, total pengeluaran energi dipengaruhi oleh tiga komponen utama, di mana NEAT menjadi salah satu penyumbang yang cukup signifikan.

Masing-masing komponen ini berperan dalam menentukan seberapa banyak energi yang digunakan tubuh sepanjang hari, berikut penjelasannya:

1. Basal Metabolic Rate (BMR)

Basal metabolic rate merupakan jumlah energi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi dasar tubuh saat sedang beristirahat, seperti bernapas, menjaga suhu tubuh, hingga mengatur kerja organ vital.

BMR sendiri menyumbang porsi terbesar dari total pengeluaran energi harian, yaitu sekitar 60-70%.

2. Thermic Effect of Food (TEF)

Sesuai namanya, TEF adalah energi yang digunakan tubuh untuk mencerna, menyerap, dan memproses nutrisi dari makanan yang kamu konsumsi.

Setiap kali makan, tubuh membutuhkan energi untuk memecah nutrisi agar bisa dimanfaatkan oleh sel-sel tubuh.

3. Efek Termal dari Aktivitas Fisik

Komponen ketiga adalah energi yang keluar saat tubuh aktif bergerak, termasuk olahraga maupun aktivitas ringan sehari-hari.

Di sinilah peran NEAT menjadi penting, menimbang sebagian besar aktivitas harian bisa saja terjadi di luar sesi latihan formal.

Meskipun intensitasnya rendah, aktivitas sederhana pada NEAT bisa terjadi secara berulang sepanjang hari, sehingga akumulasinya tetap dapat berkontribusi terhadap fungsi metabolisme.

Manfaat Non Exercise Activity Thermogenesis

Berikut ini adalah beberapa manfaat NEAT bagi kesehatan:

1. Efektif Meningkatkan Pembakaran Kalori Harian

Seperti yang telah dijelaskan, NEAT dapat membantu meningkatkan total pembakaran kalori harian, meskipun tubuh tidak sedang melakukan olahraga formal.

Hal ini sangat bermanfaat bagi kamu yang memiliki jadwal padat dan sulit menyisihkan waktu khusus untuk berolahraga.

Dengan NEAT, berbagai gerakan kecil dalam aktivitas sehari-hari tetap dapat berkontribusi pada pengeluaran energi, sehingga sistem metabolisme bisa tetap aktif dan mampu bekerja secara lebih efisien.

2. Membantu Mengurangi Perilaku Sedentari

Gaya hidup modern sering membuat banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam dalam posisi duduk, berbaring, atau berdiam diri.

Jika tidak segera diubah, perilaku ini bisa memperlambat sistem metabolisme, dan pada gilirannya dapat berdampak pada kesehatan.

Melalui aktivitas NEAT, tubuh didorong untuk lebih sering bergerak, sehingga tubuh tidak akan terlalu lama berada dalam kondisi pasif.

3. Mendukung Pengelolaan Berat Badan

Meskipun efeknya tidak sebesar seperti saat berolahraga intens, kontribusi NEAT tetap signifikan jika dilakukan secara konsisten. Bahkan dalam jangka panjang, dampaknya bisa cukup terasa.

Aktivitas ringan yang dilakukan secara rutin tetap mampu menambah jumlah kalori yang terbakar setiap hari.

Inilah yang membuat NEAT menjadi pendekatan yang ideal untuk mendukung pengelolaan berat badan, termasuk untuk kamu yang tidak hanya ingin bergantung sepenuhnya pada olahraga berat.

Tips Melakukan Non Exercise Activity Thermogenesis

Agar manfaat NEAT bisa terasa lebih maksimal, pahami juga juga tips-tips melakukannya berikut ini:

1. Perbanyak Aktivitas Berjalan

Salah satu cara paling mudah untuk meningkatkan NEAT adalah dengan memperbanyak aktivitas berjalan.

Misalnya, dengan berjalan saat menerima telepon, menuju tempat makan, menggunakan tangga daripada lift dan eskalator, atau sekadar berjalan kaki saat mengambil minum.

Meskipun nampak sederhana, kebiasaan seperti ini dapat meningkatkan jumlah langkah kaki setiap hari, sehingga bisa memicu pengeluaran energi yang lebih besar.

2. Kurangi Waktu Duduk Terlalu Lama

Saat duduk terlalu lama, tubuh dapat berada dalam kondisi pasif, sehingga pengeluaran energi menjadi sangat rendah.

Oleh karena itu, cobalah untuk berdiri dan bergerak setiap 30-60 menit sekali, terutama jika kamu banyak menghabiskan waktu bekerja di depan komputer.

Dengan kebiasaan ini, sirkulasi darah menjadi lebih lancar, dan rasa kaku pada otot dan sendi akibat kurang gerak bisa dihindari.

3. Manfaatkan Aktivitas di Rumah

Untuk meningkatkan NEAT, manfaatkan juga aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan di rumah, seperti menyapu, mengepel, mencuci, atau merapikan perabotan.

Aktivitas ini tetap membutuhkan energi, sehingga kontribusinya terhadap pengeluaran kalori tetap bisa dirasakan jika dilakukan secara rutin.

Kesimpulan

NEAT menunjukkan bahwa efisiensi metabolisme tubuh tidak selalu bergantung pada olahraga yang intens, di mana aktivitas kecil yang dilakukan setiap hari juga bisa menjaga fungsi metabolisme tubuh. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini bisa mendukung gaya hidup yang lebih aktif dan sehat. Supaya hasilnya semakin optimal, tetap lengkapi aktivitas harianmu dengan latihan yang terarah, ya! Yuk, wujudkan gaya hidup sehatmu bersama FIT HUB! Daftar membership sekarang dan jangan lewatkan untuk mengklaim program free trial-nya.

Blog Terkait

Membership

Personal Trainer

Kelas

Blog

Jadwal Kelas

Lokasi Klub

Fasilitas

Tentang Kami

Karir

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

FAQs

Brand Partnership

Corporate Membership

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Layanan Pengaduan Konsumen