Tips

Waktu Olahraga Terbaik di Bulan Ramadan, Ini Jadwalnya

20 Mar 2024

avatar

Pinky

Bagikan Blog

Waktu Olahraga Terbaik di Bulan Ramadan, Ini Jadwalnya

Saat Ramadan datang, tentu ada rutinitas yang harus kamu sesuaikan dalam aktivitas sehari-hari. Hal utama yang akan berubah adalah waktu makan yang mungkin juga berpengaruh pada rutinitas harian. Nah, waktu berolahraga kamu juga mungkin perlu disesuaikan, nih!

Bagi sebagian orang, perlu penyesuaian yang cukup signifikan saat Ramadan. Penyesuaian rutinitas ini biasanya akan terasa berat pada beberapa hari pertama berpuasa. Setelah itu, tubuh akan mulai terbiasa bahkan jika kamu menambahkan intensitas olahraga.

Agar tetap bisa menjaga rutinitas olahraga dengan hasil yang optimal, MinHub akan berikan tips buat kamu. Yuk, simak pilihan waktu olahraga yang aman dan baik selama Ramadan!

Persiapan Olahraga Ramadan

Persiapan Olahraga Ramadan - freepik.jpg

Jenis olahraga yang akan kamu lakukan dapat membantu menentukan makanan yang dikonsumsi sebelum berolahraga. Untuk olahraga ringan atau berdampak rendah, seperti jalan kaki, golf, atau yoga ringan mungkin tidak membutuhkan terlalu banyak energi.

Nah, perhatikan asupan nutrisi jika kamu memang ingin memilih porsi latihan yang lebih berat seperti tenis, lari, atau berenang. Meski terkesan menantang, olahraga selama Ramadan tidak seharusnya dianggap sebagai sesuatu yang berbeda.

Waktu makan kamu mungkin memang lebih sedikit daripada waktu makan pada hari biasa, tapi jangan makan berlebihan dalam durasi tersebut. Selain kuantitas, akan lebih baik untuk tetap fokus pada kualitas nutrisi yang tepat untuk digunakan selama berolahraga.

Waktu Olahraga Ramadan

Waktu Olahraga Ramadan - freepik.jpg

Ada beberapa pilihan waktu yang bisa kamu pilih untuk berolahraga selama Ramadan. Mulai dari pilihan waktu yang paling umum sampai ekstrim sesuai kegiatan yang kamu inginkan.

1. Empat jam setelah sahur

Meskipun tidak ada batasan yang pasti, rutinitas olahraga yang kamu lakukan akan dianggap sebagai “kardio puasa” jika dilakukan setidaknya empat jam sejak kalori yang dikonsumsi. Saat berolahraga dalam keadaan puasa, tubuh memanfaatkan glikogen yaitu sejenis glukosa yang disimpan terutama di otot dan hati.

Makan setelah berolahraga membantu mengisi kembali simpanan glikogen dalam tubuh dan bisa mendorong waktu pemulihan lebih cepat. Namun, saat berpuasa Ramadan yang tidak memperbolehkan minum, olahraga berlebihan juga bisa berisiko.

Karena itu, lakukan penyesuaian secara bertahap mulai dari latihan yang ringan terlebih dahulu.

2. Sebelum berbuka puasa

Olahraga menjelang buka puasa sebaiknya dibatasi durasinya dan tidak lebih dari 60 menit. Akan lebih baik jika berolahraga di ruangan ber-AC dengan sirkulasi udara yang baik.

Setelah berbuka, makan beberapa butir kurma dan minumlah air putih dalam jumlah yang cukup untuk menggantikan garam dan mineral yang hilang dalam tubuh.

Cara di atas merupakan tindakan pencegahan harus diambil sebagai pedoman yang tepat harus diikuti ketika berolahraga sebelum berbuka puasa. Banyak orang yang lebih memilih alternatif waktu olahraga ramadan ini sebagai aktivitas yang dikenal dengan “ngabuburit”.

3. Setelah tarawih

Jika ingin berolahraga setelah berbuka, dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik tiga jam setelah berbuka. Hal ini disebabkan karena tubuh perlu menyelesaikan proses pencernaan terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas fisik yang intensif.

Akan lebih baik jika menu latihan kamu juga dilakukan di dalam ruangan yang ber-AC.

4. Sebelum sahur

Rekomendasi waktu ini cocok dilakukan jika kamu termasuk orang yang ingin membangun struktur latihan selama puasa dan tetap mempertahankan latihan intensitas tinggi. Melansir dari Men’s Health, seorang pelatih berpengalaman, Faisal Abdalla, merekomendasikan latihan sebelum sahur.

Artinya, mungkin kamu melakukan latihan antara jam 3—4 pagi. Kamu masih punya waktu satu jam setelah latihan untuk memasukkan kalori dan cairan ke dalam tubuh sebelum mulai berpuasa. Pilihan waktu ini juga bervariasi tergantung lokasi kamu, tapi artinya kamu harus mengatur alarm sepagi mungkin untuk mencapainya.

Kesimpulan

Waktu olahraga Ramadan yang paling banyak dipilih adalah saat menjelang waktu berbuka puasa. Namun, beberapa orang juga memilih waktu setelah sahur untuk melakukan jenis latihan ringan yang tidak membutuhkan banyak energi. Alternatif lain yang mungkin cukup menantang bisa dilakukan setelah tarawih atau sebelum sahur.

Kamu disarankan untuk melakukan aktivitas olahraga dalam lingkungan yang nyaman atau secara spesifik di ruangan ber-AC seperti gym. Nah, jika kamu mendaftar sebagai member FIT HUB, kamu bisa menggunakan berbagai fasilitas yang lengkap di dalam ruangan ber-AC.

Selain itu, kamu juga bisa meminta bantuan pada personal trainer (PT) untuk merancang menu latihan yang aman selama berpuasa. Jadi, tidak ada alasan untuk bolos workout ke gym selama Ramadan, ya!

Blog Terkait

Membership

Personal Trainer

Kelas

Blog

Jadwal Kelas

Lokasi Klub

Fasilitas

Tentang Kami

Karir

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

FAQs

Brand Partnership

Corporate Membership

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Layanan Pengaduan Konsumen