Ada kalanya yang terasa setelah berolahraga bukan hanya rasa lelah, tetapi juga telinga berdenging yang muncul secara tiba-tiba.
Suara seperti dengungan, desisan, atau bunyi berfrekuensi tinggi ini bisa berlangsung singkat, atau bahkan terkadang bertahan lebih lama.
Meski sering kali bersifat sementara, frekuensi kemunculan dan gejala lain yang menyertainya tetap perlu diperhatikan.
Terlebih jika dengingan terasa semakin kuat, berlangsung lama, atau muncul bersamaan dengan keluhan lain seperti demam, sakit kepala, atau pendengaran yang menurun.
Jika keluhan tersebut muncul, sebaiknya segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Lantas, apa saja yang faktor yang menjadi penyebab telinga berdenging setelah berolahraga? Cari tahu jawabannya di bawah ini.
Penyebab Telinga Berdenging Setelah Olahraga
Agar tidak keliru menilai kondisi telinga berdenging sebagai keluhan biasa, penting untuk memahami pola kemunculan dan keluhan yang menyertainya.
Berikut adalah beberapa faktor yang dapat berkaitan dengan telinga berdenging setelah olahraga:
1. Peningkatan Aliran Darah
Saat berolahraga, pompa jantung akan bekerja lebih aktif untuk mengalirkan darah. Kondisi ini membuat sirkulasi darah meningkat ke berbagai bagian tubuh, termasuk area telinga.
Peningkatan aliran darah inilah yang kemudian dapat memicu sensasi berdenging atau suara berdenyut di telinga.
Biasanya, efek ini akan lebih terasa setelah olahraga berintensitas tinggi, atau ketika denyut jantung meningkat cukup signifikan akibat stimulus aktivitas fisik.
2. Penumpukan Kotoran pada Telinga
Meski sering dianggap sebagai kotoran, kotoran telinga atau serumen sebenarnya memiliki fungsi sebagai pelindung alami telinga, lho! Namun, jumlahnya tetap perlu diperhatikan. Jika terjadi penumpukan kotoran, kondisi ini dapat menyumbat rongga telinga dan mengubah cara gelombang suara dikelola.
Sistem pendengaran juga bisa menjadi lebih sensitif apabila kotoran tidak segera dibersihkan, dan hal ini dapat meningkatkan sensasi suara berdenging.
Dikutip dari lama Suction Ears, aktivitas fisik juga dapat membuat keluhan telinga berdenging terasa lebih kuat, terutama saat tubuh mengalami peningkatan suhu dan produksi keringat.
Keringat dan kelembaban dapat memengaruhi tingkat penumpukan kotoran di dalam telinga, membuatnya lebih lunak dan lengket.
Pada gilirannya, kotoran telinga dapat lebih sulit untuk keluar secara alami, sehingga risiko penyumbatan semakin besar.
3. Efek Konsumsi Obat
Konsumsi obat tertentu seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen juga bisa menjadi pemicu tinnitus atau keluhan telinga berdenging.
Meskipun tidak menjadi penyebab utama, perubahan sirkulasi dan denyut jantung setelah olahraga dapat membuat keluhan tersebut terasa semakin kuat.
Misalnya, seseorang yang menggunakan obat tertentu sudah mengalami denging ringan, kemudian keluhan akan semakin terasa setelah berolahraga karena tubuh berada dalam kondisi yang berbeda dari biasanya.
4. Pola Pernapasan yang Kurang Tepat
Ketika latihan, pernapasan turut memengaruhi respon tubuh ketika menerima beban fisik, termasuk dalam membuat tekanan di dalam rongga dada dan kepala.
Salah satunya adalah kebiasaan menahan napas ketika mengangkat beban berat, di mana hal ini dapat meningkatkan tekanan intrakranial pemicu suara berdenging di telinga.
Karena itu, teknik pernapasan sebaiknya menjadi bagian penting yang harus dipelajari, khususnya saat melakukan latihan kekuatan.
5. Paparan Suara Keras
Penyebab berikutnya adalah paparan suara keras, misalnya volume musik yang terlalu tinggi saat menggunakan earphone, atau saat kamu berada di lingkungan gym yang ramai pengunjung.
Paparan suara yang keras dan berulang membuat sistem pendengaran mengalami tekanan, sehingga denging dapat muncul setelah sesi latihan selesai.

Temukan inspirasi sehatmu dan wujudkan dengan latihan di FIT HUB!
Klaim Gratis Free Trial 7 HariTips Mencegah Telinga Berdenging
Telinga berdenging setelah olahraga dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi, sehingga kebiasaan saat berolahraga perlu diperhatikan.
Beberapa langkah di bawah ini dapat membantu mengurangi risiko munculnya keluhan telinga berdenging.
1. Atur Intensitas Latihan
Hindari langsung melakukan latihan berintensitas tinggi, terlebih jika tubuhmu belum terbiasa dengan beban aktivitas tersebut.
Sebaiknya, tingkatkan intensitas latihan secara bertahap seiring tubuh mendapatkan waktu untuk beradaptasi.
2. Jaga Pola Pernapasan
Pernapasan yang teratur membantu menjaga suplai oksigen tetap konsisten selama latihan berlangsung.
Jadi, sesuaikan tarikan dan embusan napas dengan gerakan latihan, misalnya dengan menarik napas saat menurunkan beban (fase eksentrik), dan hembuskan napas perlahan saat mengangkat atau mendorong beban (fase konsentrik)
3. Hindari Paparan Suara Terlalu Keras
Mengingat paparan suara keras menjadi salah satu faktor pemicu telinga berdenging, pertimbangkan untuk menjauh dari sumber suara keras saat berolahraga.
Atur volume musik saat menggunakan earphone, dan jangan membanting barbel atau alat gym yang dapat memicu suara benturan keras.
4. Gunakan Hearing Aids Jika Diperlukan
Jika keluhan berkaitan dengan gangguan pendengaran, penggunaan hearing aids juga bisa membantu mencegah risiko telinga berdenging selama berolahraga.
Dengan alat ini, perhatian terhadap suara dengingan dapat terasa tersamarkan karena suara lingkungan sekitar terdengar lebih jelas.
5. Cek Kondisi Telinga Secara Rutin
Lakukan pemeriksaan telinga secara berkala, sehingga kondisi seperti penumpukan serumen atau gangguan pendengaran yang mungkin berkaitan dengan keluhan berdengin bisa segera diidentifikasi.
Jika ingin membersihkan telinga secara mandiri, gunakan obat tetes telinga dan hindari membersihkan telinga terlalu dalam dengan cotton bud.
Kesimpulan
Telinga berdenging adalah keluhan yang dapat dipicu oleh berbagai faktor, sehingga penting untuk melihat pola kemunculan dan gejala lain yang menyertainya.
Selalu jaga kondisi tubuh dan lingkungan agar rutinitas olahraga dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman.
DI FIT HUB, kamu bisa menikmati fasilitas gym yang lengkap, peralatan modern, berbagai pilihan kelas kebugaran, serta lingkungan latihan yang nyaman untuk mendukung konsistensi dalam berolahraga.
Yuk, terapkan gaya hidup lebih aktif bersama FIT HUB sekarang juga!


