Menjalani puasa akan terasa lebih nyaman jika tubuh dipersiapkan sejak pagi. Salah satu kebiasaan sederhana yang bisa kamu lakukan adalah gerakan peregangan di pagi hari sebelum sahur.
Peregangan membantu tubuh beradaptasi setelah beristirahat cukup lama saat tidur, sehingga otot dan sendi tidak terasa kaku saat mulai beraktivitas.
Peregangan pagi tidak perlu dilakukan lama atau dengan gerakan yang berat. Beberapa menit gerakan ringan sudah cukup untuk membantu melancarkan aliran darah dan membuat tubuh terasa lebih siap menjalani hari.
Mengapa Peregangan Pagi Penting Dilakukan Saat Puasa?
Saat berpuasa, tubuh perlu beradaptasi dengan pola makan dan jam aktivitas yang berbeda dari biasanya. Karena itu, penting untuk menyiapkan tubuh secara bertahap sejak pagi.
Berikut beberapa alasan kenapa peregangan pagi penting dilakukan sebelum sahur:
- Membantu tubuh beradaptasi setelah tidur malam
Setelah tidur cukup lama, otot dan sendi berada dalam kondisi kurang aktif. Peregangan pagi membantu mengaktifkan kembali bagian tubuh tersebut secara perlahan, sehingga badan tidak terasa kaku saat mulai bergerak.
- Membuat tubuh lebih siap memulai aktivitas
Peregangan membantu melancarkan aliran darah ke otot dan sendi. Dengan begitu, tubuh terasa lebih ringan dan siap digunakan untuk beraktivitas sejak pagi hari.
- Menjaga penggunaan energi tetap efisien
Karena dilakukan dengan intensitas ringan, peregangan tidak membuat tubuh cepat lelah. Hal ini penting saat puasa agar energi bisa bertahan lebih lama hingga siang dan sore.
- Membantu menjaga kelenturan otot dan sendi
Jika dilakukan secara rutin, peregangan pagi dapat membantu menjaga fleksibilitas tubuh. Melansir Healthline, kebiasaan ini juga dapat membantu menurunkan risiko nyeri otot akibat kurang bergerak.
Jenis Gerakan Peregangan di Pagi Hari Sebelum Sahur
Tidak semua gerakan cocok dilakukan sebelum sahur. Di waktu ini, tubuh sebaiknya diajak bergerak secara ringan dan bertahap, tanpa gerakan yang terlalu intens.
Gerakan peregangan di pagi hari yang tepat bisa membantu tubuh kamu lebih siap memulai aktivitas. Berikut beberapa jenis peregangan yang aman dan mudah dilakukan sebelum sahur:
1. Peregangan Leher dan Bahu
Leher dan bahu biasanya jadi area yang paling cepat terasa tegang, terutama setelah tidur atau bagi kamu yang sehari-hari banyak duduk. Peregangan di bagian ini membantu mengurangi ketegangan dan membuat bagian atas tubuh terasa lebih rileks.
Gerakan yang bisa dilakukan cukup sederhana, seperti memiringkan kepala ke kanan dan kiri secara perlahan, lalu memutar bahu ke depan dan ke belakang.
Lakukan dengan tempo santai agar otot bisa menyesuaikan tanpa terasa nyeri.
2. Peregangan Punggung
Punggung juga sering terasa kaku saat bangun tidur, terutama di bagian bawah. Nah, peregangan pagi bisa membantu menjaga fleksibilitas tulang belakang dan mengurangi rasa tidak nyaman saat bergerak.
Salah satu gerakan yang umum dilakukan adalah cat-cow stretch. Gerakan ini dilakukan dengan posisi bertumpu pada tangan dan lutut, lalu menggerakkan punggung ke atas dan ke bawah secara bergantian sambil mengatur napas.
3. Peregangan Tangan dan Pergelangan
Tangan dan pergelangan berperan besar dalam aktivitas sehari-hari, tetapi sering luput dari perhatian kita. Peregangan pagi di area ini bisa membantu menjaga kenyamanan, terutama jika kamu banyak mengetik atau melakukan gerakan berulang.
Gerakan yang bisa dilakukan antara lain meluruskan tangan ke depan, lalu menarik jari-jari ke arah tubuh secara perlahan. Tahan beberapa detik, kemudian ganti posisi.
4. Peregangan Kaki
Kaki menopang hampir seluruh aktivitas tubuh sepanjang hari. Peregangan pagi membantu mengaktifkan otot kaki secara bertahap sehingga tubuh terasa lebih stabil saat berdiri atau berjalan.
Salah satu gerakan yang bisa dilakukan adalah hamstring stretch. Duduk dengan satu kaki lurus ke depan, lalu condongkan tubuh perlahan tanpa memaksa.
Gerakan ini membantu melancarkan aliran darah ke kaki dan mengurangi risiko kram.
Tips Melakukan Peregangan Pagi dengan Aman
Walaupun kelihatannya simpel, gerakan peregangan di pagi hari tetap perlu dilakukan dengan cara yang tepat, lho. Apalagi saat puasa, tubuh butuh diajak bergerak pelan-pelan, bukan langsung dipaksa.
Nah, supaya peregangan pagi terasa nyaman dan tetap aman, ini beberapa hal yang bisa kamu perhatikan:
- Lakukan gerakan secara pelan, nggak perlu buru-buru
Pagi hari itu waktunya tubuh beradaptasi. Jadi, gerakan yang dilakukan perlahan justru lebih membantu otot terasa rileks dan siap digunakan.
- Ikuti batas nyaman tubuh kamu
Peregangan seharusnya bikin badan terasa enak, bukan malah sakit. Kalau ada bagian tubuh yang terasa nyeri, sebaiknya berhenti dulu dan ganti gerakan yang lebih ringan.
- Jangan lupa atur napas saat bergerak
Tarik dan hembuskan napas secara teratur, ya. Napas yang tenang bikin tubuh lebih rileks dan membantu peregangan terasa lebih efektif.
- Cukup sebentar, tapi dilakukan dengan benar
Peregangan pagi nggak perlu lama-lama. Sekitar 5–10 menit saja sudah cukup untuk bantu tubuh siap beraktivitas tanpa bikin cepat lelah.
- Minum air putih setelah peregangan
Nah, ini juga penting. Setelah peregangan dan sebelum sahur, pastikan kamu minum air putih supaya tubuh tetap terhidrasi selama puasa.
Kesimpulan
Melakukan gerakan peregangan di pagi hari sebelum sahur bisa jadi kebiasaan kecil yang dampaknya cukup terasa. Tubuh jadi lebih siap bergerak, otot tidak terlalu kaku, dan aktivitas selama puasa pun bisa dijalani dengan lebih nyaman.
Nah, kalau kamu ingin melangkah lebih jauh dan mulai olahraga dengan lebih terarah, daftar member gym di FIT HUB bisa jadi pilihan yang pas.
Di FIT HUB, kamu bisa menikmati fasilitas lengkap, suasana gym yang nyaman, dan pendampingan dari trainer profesional.
Jadi kamu bisa mulai dari level ringan dulu, lalu bertahap sesuai kondisi tubuh. Dengan rutinitas yang tepat, menjaga kebugaran selama puasa dan setelahnya pun jadi lebih realistis dan berkelanjutan!



