Loaded carries menjadi salah satu variasi latihan yang menarik dicoba ketika rutinitas workout mulai terasa monoton.
Gerakannya mungkin terlihat sederhana, tetapi latihan ini mampu menghadirkan tantangan berbeda bagi tubuh.
Alih-alih hanya fokus pada satu kelompok otot saja, loaded carries sangat efektif menargetkan beberapa kelompok otot sekaligus.
Hal ini membuatnya cocok untuk memperkaya sesi latihan, terutama bagi kamu yang ingin mencoba stimulus baru.
Apa itu Loaded Carries?
Menurut GMB Fitness, loaded carries adalah jenis latihan yang dilakukan dengan menambahkan beban ke tubuh saat berjalan atau bergerak dengan pola tertentu.
Adapun teknis dalam menambahkan beban tambahan dapat sangat bervariasi, mulai dari memegangnya dengan kedua tangan, satu tangan, hingga memakainya sebagai tas atau rompi.
Berbeda dari jenis latihan kekuatan yang dilakukan dalam posisi diam, loaded carries menggabungkan unsur kekuatan dan pergerakan dalam satu rangkaian.
Jadi, tubuh tidak hanya dituntut untuk mengangkat beban, tetapi juga didorong agar mampu mempertahankan kontrol saat berpindah tempat.
Dalam praktiknya, loaded carries dapat dilakukan dengan berbagai jenis beban tambahan, seperti dumbbell, kettlebell, dan barbell.
Jenis beban maupun cara membawanya juga dapat disesuaikan dengan tujuan latihan dan tingkat kebugaran masing-masing.
Dengan fleksibilitas ini, loaded carries sangat cocok untuk menambah variasi dalam program latihan rutinmu.
Manfaat Loaded Carries
Yuk, cari tahu apa saja manfaat latihan loaded carries yang membuatnya menjadi salah satu variasi latihan yang menarik untuk dicoba.
1. Membangun Kekuatan Tubuh
Tidak seperti latihan isolasi yang berfokus pada satu area saja, loaded carries mampu melatih tubuh agar dapat menghasilkan tenaga di hampir seluruh bagian tubuh.
Saat berjalan sambil membawa beban, tubuh perlu mengatur kerja antar kelompok otot secara bersamaan, mulai dari otot lengan, bahu, punggung, hingga kaki.
Inilah yang membuat loaded carries sering dimanfaatkan untuk membantu membangun kekuatan tubuh secara lebih menyeluruh.
2. Meningkatkan Stabilitas Bahu
Sebagai bentuk latihan compound, loaded carries juga dikenal efektif menargetkan otot dan persendian di area bahu.
Latihan ini dapat membantu memperkuat otot pendukung bahu, sehingga mampu mendukung berbagai gerakan olahraga maupun gerakan fungsional sehari-hari.
Dengan bahu yang lebih stabil, aktivitas seperti mengangkat, mendorong, atau menarik beban dapat dilakukan dengan kontrol yang lebih baik.
3. Meningkatkan Kemampuan Tubuh saat Mengerahkan Tenaga
Selain membangun kekuatan, latihan ini juga membantu tubuh beradaptasi dalam menghadapi tekanan dalam durasi tertentu.
Pada gilirannya, tubuh akan lebih terbiasa mengerahkan tenaga secara efektif selama aktivitas berlangsung.
Kemampuan mempertahankan tenaga seperti ini akan sangat berguna untuk meningkatkan performa saat melakukan aktivitas fisik berintensitas tinggi.
4. Efektif Membakar Kalori
Jika kamu sedang menjalani program diet defisit kalori, loaded carries juga bisa jadi pilihan yang ideal untuk mendukung hal itu.
Pasalnya, latihan ini melibatkan banyak kelompok otot sekaligus, sehingga menuntut tubuh agar dapat menghasilkan energi yang lebih besar.
Semakin tinggi durasi dan intensitas latihannya, semakin besar pula kemungkinan jumlah kalori dapat dibakar.
5. Melatih Keseimbangan Tubuh
Beban yang dibawa dalam loaded carries membuat tubuh perlu terus menyesuaikan posisi agar tetap stabil selama bergerak.
Proses ini dapat mendukung kemampuan tubuh dalam menjaga keseimbangan, mengontrol gerakan, serta mempertahankan postur dengan lebih baik.

Temukan inspirasi sehatmu dan wujudkan dengan latihan di FIT HUB!
Klaim Gratis Free Trial 7 HariRekomendasi Latihan Loaded Carries
Setelah memahami manfaatnya, pelajari juga beberapa rekomendasi latihan loaded carries yang bisa kamu coba berikut ini:
1. Farmer Walk
Rekomendasi pertama adalah farmer walk, salah satu jenis latihan loaded carries yang baik untuk membangun fondasi kekuatan dan daya tahan tubuh.
Cara melakukannya cukup sederhana, yaitu dengan memegang sepasang dumbell atau kettlebell di kedua tangan, lalu berjalan dalam durasi dan jarak tertentu.
2. Suitcase Carry
Berbeda dengan farmer carry yang menggunakan dua beban, suitcase carry hanya memakai satu beban di salah satu sisi tubuh.
Cobalah berjalan sekitar 15-30 meter per sisi terlebih dahulu, kemudian ganti ke sisi tubuh lainnya. Dengan begitu, latihan bisa dilakukan dengan kontrol yang lebih stabil.
3. Trap Bar Carry
Sesuai namanya, trap bar carry adalah latihan yang dilakukan dengan memanfaatkan alat bernama trap bar, yaitu alat angkat beban berbentuk heksagon yang memungkinkanmu berdiri di tengah-tengahnya.
Dibandingkan variasi carry lainnya, trap bar bisa membuat distribusi beban terasa lebih seimbang, sehingga gerakannya cenderung stabil.
4. Sandbag Carry
Berikutnya adalah sandbag carry, variasi loaded carries yang bisa memberikan tantangan berbeda karena bebannya dapat bergeser selama dibawa.
Karena beban sandbag yang tidak stabil, hal ini membuat tubuh harus terus menyesuaikan posisi agar langkah tetap terkendali.
5. Front Rack Carry
Pada front rack carry, beban ditempatkan di depan bahu, seolah-olah seperti sedang bersiap melakukan front squat.
Latihan ini sangat cocok jika kamu ingin meningkatkan kekuatan postural, terutama pada bagian bahu, punggung atas, dan otot inti.
Kesimpulan
Loaded carries menjadi pilihan menarik untuk memberikan variasi baru dalam program latihan, terutama saat kamu mulai merasa bosan dengan pola workout yang monoton.
Latihan ini tidak hanya berguna untuk meningkatkan performa di gym, tetapi juga mendukung kemampuan tubuh dalam melakukan gerakan fungsional dalam keseharian.
Mulai latihan dengan lebih terarah bersama FIT HUB! Nikmati benefit gym premium dengan fasilitas latihan yang lengkap, beragam kelas gym menarik, serta dukungan dari personal trainer berpengalaman.
Yuk, gabung menjadi member FIT HUB dan jangan lewatkan untuk klaim free trial-nya sekarang juga.



