Fitness

Anggar, Olahraga Duel Pedang Klasik dengan Sejarah Panjang yang Menarik

29 Apr 2025

avatar

Cakra

Bagikan Blog

Anggar, Olahraga Duel Pedang Klasik dengan Sejarah Panjang yang Menarik

Olahraga anggar atau yang dikenal dengan sebutan "fencing" dalam bahasa Inggris, mungkin terdengar seperti olahraga yang hanya dimainkan oleh para bangsawan di abad pertengahan atau dalam adegan film yang penuh dengan duel pedang.

Padahal, olahraga ini memiliki sejarah yang sangat panjang dan berkembang pesat hingga menjadi salah satu cabang olahraga resmi di Olimpiade. Nah, jika kamu tertarik dengan olahraga yang satu ini dan ingin tahu lebih banyak, sebaiknya simak dulu informasinya di bawah ini, ya!

Sejarah Olahraga Anggar

Sejak zaman kuno, manusia telah menggunakan pedang dan senjata lainnya dalam pertarungan, baik untuk bertahan hidup, peperangan, maupun sebagai alat latihan.

Melansir Fencing Academy of Philadelphia, bukti pertama yang tercatat tentang anggar sebagai olahraga kompetitif adalah sekitar tahun 588 M, ketika masa kekaisaran Bizantium.

Namun, baru pada akhir abad ke-18 anggar modern muncul dengan dua gayanya, yaitu Anggar Klasik dan Anggar Olahraga Olimpiade modern, yang masing-masing gaya mewakili sesuatu yang berbeda tetapi semuanya bersatu di bawah satu istilah umum.

Salah satu titik penting dalam sejarah anggar terjadi pada abad ke-19, tepatnya pada tahun 1860-an di Perancis. Di sinilah anggar mulai disusun menjadi cabang olahraga yang lebih terorganisir dengan aturan yang jelas dan perlombaan resmi pertama kali digelar.

Olahraga anggar mulai dipertandingkan di berbagai kejuaraan internasional dan pada tahun 1896, anggar masuk dalam daftar cabang olahraga resmi Olimpiade pertama di Athena.

Sejak saat itu, olahraga anggar terus berkembang hingga kini menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat populer di dunia, dengan berbagai disiplin dan kejuaraan tingkat tinggi.

Peralatan Olahraga Anggar

Peralatan Olahraga Anggar.jpg

Salah satu hal yang membedakan anggar dari banyak olahraga lainnya adalah peralatan yang digunakan. Meskipun terlihat sederhana yaitu hanya pedang dan pakaian pelindung, tapi peralatan anggar dirancang khusus untuk memastikan keamanan para atlet sekaligus meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam bertarung.

Berikut ini adalah peralatan dasar yang digunakan dalam olahraga anggar:

1. Pedang (Sabre, Epee, dan Foil)

Dalam anggar modern, ada tiga jenis pedang yang digunakan, masing-masing dengan aturan dan teknik bertarung yang berbeda:

  • Foil: Pedang yang lebih ringan dengan ujung yang lebih kecil. Pedang ini digunakan dalam pertandingan yang lebih fokus pada teknik dan strategi. Dalam pertandingan foil, hanya bagian ujung pedang yang diperbolehkan untuk menyentuh lawan.
  • Epee: Pedang yang lebih besar dan lebih berat, dengan ujung tajam. Dalam pertandingan epee, seluruh tubuh menjadi target, bukan hanya bagian tubuh tertentu. Setiap sentuhan dengan pedang dianggap sebagai skor.
  • Sabre: Pedang yang lebih ringan dan memiliki bentuk melengkung. Sabre digunakan dalam pertandingan yang lebih dinamis, di mana atlet bisa menyentuh lawan dengan bagian pedang manapun, termasuk bagian samping pedang. Hanya tubuh bagian atas yang bisa dijadikan target dalam pertandingan sabre.

2. Masker (Mask)

Masker merupakan perlengkapan wajib dalam olahraga anggar untuk melindungi wajah dan kepala dari potensi cedera saat bertarung. Masker ini terbuat dari bahan logam ringan dan dilapisi dengan kain pelindung yang kuat.

Bagian depan masker berfungsi melindungi wajah, sedangkan bagian belakang memastikan agar masker tetap kokoh di kepala atlet.

3. Pelindung Tubuh (Jacket, Plastron, and Glove)

Atlet anggar mengenakan pakaian pelindung yang terdiri dari jaket (jacket), pelindung tubuh (plastron), dan sarung tangan (glove). Jaket terbuat dari bahan yang sangat kuat dan dirancang untuk melindungi tubuh dari benturan pedang.

Pelindung tubuh adalah pelindung tambahan yang biasanya digunakan untuk menutupi area dada dan perut. Sarung tangan penting untuk melindungi tangan dari cedera akibat benturan atau gesekan dengan pedang lawan.

4. Korset dan Pelindung Kaki (Lame)

Pada kompetisi tingkat tinggi, atlet anggar juga mengenakan pelindung kaki yang disebut "lame". Lame adalah pelindung yang terbuat dari bahan metal yang digunakan pada area tubuh tertentu, terutama untuk foil dan sabre.

Lame ini berfungsi untuk mendeteksi sentuhan secara elektronik yang kemudian mencatatkan poin otomatis jika ada sentuhan yang sah.

5. Sepatu (Shoes)

Sepatu anggar memiliki desain khusus agar memberikan atlet kenyamanan saat bergerak cepat. Sepatu ini ringan dan fleksibel, sehingga memungkinkan atlet untuk bergerak dengan kecepatan tinggi.

Aturan Main Olahraga Anggar

Olahraga anggar memiliki aturan main yang cukup ketat untuk menjaga keselamatan dan keadilan dalam setiap pertandingan. Inilah beberapa aturan dasarnya:

1. Tujuan Permainan

Tujuan utama dalam olahraga anggar adalah mencetak poin dengan menyentuh tubuh lawan menggunakan pedang, sesuai dengan aturan spesifik untuk masing-masing jenis pedang. Poin diberikan berdasarkan sentuhan yang sah sesuai dengan aturan masing-masing disiplin.

2. Scoring System

Poin dihitung berdasarkan sentuhan yang berhasil mengenai area tubuh yang valid. Dalam pertandingan foil, hanya bagian depan tubuh (termasuk dada dan perut) yang boleh dihitung sebagai poin.

Dalam pertandingan sabre, targetnya adalah tubuh bagian atas, termasuk tangan, dada, hingga kepala. Lalu, di pertandingan epee, seluruh tubuh adalah target.

3. Waktu Pertandingan

Setiap pertandingan anggar memiliki waktu tertentu yang biasanya terdiri dari tiga ronde dengan waktu 3 menit per ronde. Jika seorang atlet berhasil mencapai jumlah poin tertentu (misalnya 15 poin), maka pertandingan langsung dinyatakan selesai.

4. Poin dan Sentuhan

Poin dihitung ketika pedang menyentuh tubuh lawan dengan benar. Dalam kompetisi modern, teknologi elektronik digunakan untuk mendeteksi dan mencatatkan poin secara otomatis ketika ada sentuhan yang sah.

Jika ada sentuhan yang bersamaan, maka yang dihitung adalah sentuhan yang lebih cepat, tergantung pada jenis pertandingan dan aturan yang berlaku.

5. Peluit dan Penalti

Hakim akan meniupkan peluit untuk menghentikan pertandingan jika ada pelanggaran atau jika ada sentuhan yang tidak sah. Pelanggaran seperti menyerang dengan cara yang tidak benar atau meninggalkan zona pertarungan akan dikenakan penalti.

Kesimpulan

Olahraga anggar adalah olahraga yang menarik dan penuh dengan sejarah. Mulai dari duel pedang abad pertengahan hingga menjadi salah satu cabang olahraga resmi Olimpiade, anggar terus berkembang dan menjadi tantangan bagi para atlet yang ingin mengasah keterampilan bertarung mereka.

Dengan peralatan yang canggih dan aturan yang ketat, anggar menjadi salah satu olahraga yang mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan strategi. Buatmu yang tertarik dengan olahraga yang menguji refleks dan konsentrasi, anggar adalah pilihan yang sangat tepat.

Nah, jika tertarik mencoba olahraga yang satu ini, pastikan tubuhmu sudah bugar karena anggar memerlukan fisik yang lincah. Tak perlu khawatir, kamu bisa melakukan latihan yang bisa meningkatkan ketangkasan dan membuat tubuh jadi lebih bugar di gym seperti FIT HUB.

Dengan menjadi member FIT HUB, kamu bisa mendapatkan arahan dari personal trainer yang profesional dan menggunakan alat premium yang tersedia di gym. Yuk, coba free trial dari FIT HUB sekarang juga!

Blog Terkait

Membership

Personal Trainer

Kelas

Blog

Jadwal Kelas

Lokasi Klub

Fasilitas

Tentang Kami

Karir

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

FAQs

Brand Partnership

Corporate Membership

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Layanan Pengaduan Konsumen