Salah satu efek saat puasa yang sering dialami oleh banyak orang ialah munculnya rasa pusing atau disebut fasting headaches.
Rasa pusing yang dirasakan saat puasa lebih mirip dengan tension headaches, tipe sakit kepala yang biasanya memberikan tekanan dan rasa pusing yang menyeluruh. Rasa sakitnya kerap kali mengganggu aktivitas dan ibadah kamu.
Agar kamu bisa mengatasinya dengan tepat, kenali penyebabnya terlebih dahulu dan ikuti tips mengatasinya melalui artikel di bawah ini. Simak sampai selesai, ya!
Penyebab Rasa Pusing saat Puasa

Verywell Health menyatakan bahwa rasa pusing saat puasa bisa terjadi karena tidak makan dan minum dalam waktu yang lama. Seperti halnya kamu merasa pusing saat telat makan, maka puasa juga bisa menyebabkan rasa pusing.
Rasa pusing yang dirasakan juga beragam, mulai dari rasa sakit yang ringan hingga berat. Biasanya rasa pusing saat puasa disebabkan oleh hypoglycemia atau rendahnya gula darah dan dehidrasi.
Selain itu, rasa pusing juga bisa disebabkan oleh caffeine withdrawal yang terjadi karena kamu tidak bisa mengonsumsi kafein selama berpuasa, stres, dan berubahnya pola tidur karena puasa.
Namun, rasa pusing yang dirasakan saat puasa biasanya akan hilang setelah makan atau berbuka atau dalam kurun waktu 72 jam.
10 Tips Mengatasi Pusing saat Puasa

Supaya rasa pusing yang datang saat puasa tidak mengganggu keseharian dan ibadah saat bulan puasa, kamu bisa mulai terapkan 10 tips di bawah ini:
1. Konsumsi Air Putih yang Cukup
Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama rasa pusing datang saat kamu puasa. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi air putih yang cukup saat sahur dan berbuka.
Dikutip Homage, kamu bisa menggunakan metode 2-4-2 untuk memastikan asupan air putih cukup di tubuh. Metode ini dilakukan dengan minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas air putih di antara berbuka dan sebelum tidur, serta 2 gelas saat sahur.
Untuk meminimalisir risiko dehidrasi, kamu juga harus menghindari minuman-minuman manis seperti jus buah instan, minuman soda, dan kafein. Minuman-minuman ini hanya akan membuat kamu merasa lebih mudah haus saat puasa.
2. Tidur yang Berkualitas
Salah satu hal yang sulit dilakukan saat berpuasa adalah menjaga pola tidur. Kamu akan bangun lebih awal untuk sahur, sehingga penting menjaga kualitas tidur.
Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas saat puasa, kamu bisa membuat jadwal tidur dan bangun yang sama setiap harinya.
Jika memungkinkan, hindari screen time saat mendekati waktu tidur dan hindari distraksi yang menyebabkan kamu sulit untuk tidur. Dengan mengikuti jadwal yang sudah kamu buat, pola tidur akan lebih mudah terjaga dan mencegah rasa pusing karena kurang tidur.
3. Tidak Berlebihan saat Berbuka
Makan terlalu banyak saat berbuka puasa hanya akan membuat organ tubuhmu bekerja lebih keras dari biasanya untuk mencerna makanan. Proses ini bisa menyebabkan rasa pusing bahkan sakit kepala.
Lebih baik untuk berbuka puasa dengan kurma dan air putih terlebih dahulu sebelum makan makanan utama. Selain itu, sebaiknya konsumsi makanan secukupnya dan tidak lapar mata.
Makan berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan kamu apalagi dilakukan saat berpuasa.
4. Jangan Lupa Sahur
Makan di waktu sahur adalah bagian esensial dari rangkaian puasa, dan berpengaruh kepada rasa pusing saat puasa.
Makanan sahur adalah sumber energi utama untuk menjalani hari, sehingga penting untuk makan makanan yang sehat dan bernutrisi.
Sebaiknya konsumsi karbohidrat dan protein untuk mendapatkan energi, serat agar lebih lama kenyang, serta buah-buahan untuk hidrasi tubuh. Hindari makanan yang berminyak dan terlalu banyak gula juga garam.
5. Kurangi Kafein selama Bulan Puasa
Jika kamu biasanya mengonsumsi kopi setiap hari, sebaiknya mulai mengurangi konsumsi kafein bahkan sebelum berpuasa.
Penyebab utama lainnya dari rasa pusing saat puasa adalah karena caffeine withdrawal. Tidak mengonsumsi kopi saat puasa membuat kamu merasa lebih pusing dari biasanya, padahal anjurannya lebih baik tidak konsumsi kafein saat sahur dan berbuka.
Saat kamu sudah mulai mengurangi secara perlahan sejak sebelum puasa, maka akan lebih mudah untuk menghindari rasa pusing karena caffeine withdrawal selama puasa berlangsung.
6. Lakukan Pijat Ringan di Kepala
Memijat kepala dengan ringan sudah terbukti ampuh untuk meredakan rasa pusing dan mengurangi durasi sakit kepala. Hal ini karena pijatan ringan akan menciptakan rasa rileks.
Jika dilakukan dengan benar, pijat ringan di kepala juga bisa melancarkan sirkulasi darah, lho. Saat merasa pusing, cobalah untuk melakukan pijatan ringan di kepala dengan perlahan sampai rasa pusing berkurang.
7. Kompres dengan Air Dingin
Dilansir Liputan 6, selain pijat ringan salah satu cara mengatasi rasa pusing saat puasa adalah dengan kompres air dingin. Kamu hanya perlu menyiapkan es batu dan kain untuk membungkusnya.
Setelahnya, tempelkan es yang berbalut kain tersebut ke bagian kepala yang pusing dan ubah posisinya perlahan hingga rasa pusing berkurang.
8. Gunakan Aromaterapi
Jika kamu memiliki diffuser, menggunakan essential oil lavender atau peppermint akan membantu tubuh lebih rileks. Aromaterapi seperti ini juga bisa membantu meredakan rasa pusing saat puasa.
9. Melatih Pernapasan
Latihan pernapasan yang teratur bisa membantu memfokuskan pikiran dan meringankan otot-otot yang tegang juga membuat lebih rileks. Saat kamu mulai merasa pusing, cari tempat yang tenang dan lakukan latihan pernapasan.
Caranya, ambil napas dengan lambat, tarik napas selama 5 detik lalu keluarkan selama 5 detik juga. Dengan begitu, kamu bisa lebih rileks dan rasa pusing bisa berkurang.
10. Terapkan Pola Hidup Sehat
Setiap penyakit yang datang saat puasa bisa kamu hindari dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Penting untuk menjaga pola hidup sehat saat puasa agar keseharian kamu tidak terganggu.
Mulai dari makan makanan yang bernutrisi tinggi agar tidak kehilangan energi, kamu juga harus menjaga pola tidur dan tetap bergerak dengan olahraga ringan. Dengan begitu, rasa pusing dan tidak enak badan saat puasa bisa kamu hindari.
Kesimpulan
Rasa pusing saat puasa adalah hal wajar yang sering terjadi. Penyebab utamanya adalah dehidrasi, gula darah rendah, pola tidur yang berubah, hingga stres.
Oleh karena itu penting untuk menjaga pola hidup sehat saat puasa untuk menghindari rasa pusing yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan ibadah kamu.
Agar lebih mudah menerapkan pola hidup sehat, kamu bisa daftar jadi member FIT HUB dan mendapatkan fasilitas lengkap di gym serta akses ke berbagai kelas menarik yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan kamu.



