Sepak takraw adalah salah satu olahraga tradisional yang cukup populer di Asia Tenggara. Terutama di negara-negara seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina.
Olahraga yang satu ini penuh aksi dan menantang sehingga sangat seru saat dimainkan. Nah, jika kamu penasaran dengan olahraga ini, sebaiknya baca rangkuman yang sudah FIT HUB siapkan di bawah ini.
Kami akan mengulas lebih dalam tentang sejarah, peraturan, dan cara bermain sepak takraw, lho. Yuk, simak!
Sejarah Sepak Takraw
Olahraga sepak takraw sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan meskipun banyak orang menganggapnya sebagai permainan yang berasal dari Asia Tenggara, sebenarnya ada sejarah panjang yang menghubungkan olahraga ini dengan berbagai budaya.
Pada awalnya, sepak takraw berasal dari permainan tradisional yang ada di Malaysia dan Thailand. Melansir Sportsmatik, kata "takraw" berasal dari bahasa Thailand yang berarti "bola", sementara "sepak" dalam bahasa Indonesia dan Malaysia berarti "menendang". Jadi, kalau digabung, sepak takraw berarti "menendang bola".
Menurut sejarah, sepak takraw sudah dimainkan sejak abad ke-15. Pada masa itu, permainan ini dikenal dengan nama "Sepaktakraw Raga" yang dimainkan dengan menggunakan bola bambu.
Permainan ini merupakan perpaduan antara olahraga sepak bola dan bola voli, tapi yang membedakan adalah bola yang digunakan lebih kecil dan pemainnya harus menggunakan kaki, kepala, dada, dan bahkan bahu untuk mengoper bola ke tim lawan.
Sepak takraw mulai dikenal lebih luas ketika diselenggarakan di pertandingan internasional pada tahun 1960-an. Sampai pada saat ini, sepak takraw telah menjadi bagian dari kompetisi internasional, termasuk SEA Games dan Asian Games.
Peraturan Sepak Takraw
Ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi saat bermain sepak takraw. Berikut adalah beberapa peraturan dasarnya:
1. Tim dan Posisi Pemain
Sepak takraw dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari tiga pemain. Masing-masing tim memiliki satu posisi yang disebut "Tekong" (penendang pertama), satu "Main" (pemain yang berperan aktif dalam mengoper bola), dan satu "Tengah" (pemain yang berada di tengah dan siap untuk menerima bola dari tim lawan).
2. Bola
Bola sepak takraw terbuat dari bahan sintetis atau rotan dan biasanya berbentuk bola bulat. Ukuran bolanya sedikit lebih kecil dibandingkan bola sepak biasa dan sedikit lebih ringan, yang membuatnya lebih mudah untuk dimainkan dengan kaki dan tubuh.
3. Lapangan
Lapangan sepak takraw berukuran panjang sekitar 13,4 meter dan lebar 6,1 meter, dengan net yang membagi lapangan menjadi dua sisi yang masing-masing memiliki ukuran 6,7 meter panjang. Tinggi net untuk pria sekitar 1,52 meter, sedangkan untuk wanita sedikit lebih rendah.
4. Aturan Servis
Permainan dimulai dengan servis yang dilakukan oleh pemain di posisi Tekong. vSaat servis, bola harus dipukul dengan kaki atau kepala dan bola harus melewati net tanpa menyentuh bagian bawahnya. Jika bola jatuh di sisi lawan, maka tim yang melakukan servis berhak mendapatkan poin.
5. Skor
Setiap permainan sepak takraw terdiri dari dua set. Setiap set dimainkan hingga salah satu tim mencapai 21 poin. Namun, jika skor imbang pada angka 20, maka permainan akan terus berlangsung hingga salah satu tim unggul dua poin. Jika tim mencapai 21 poin di set pertama, maka mereka akan berusaha untuk memenangkan set kedua dan memenangi pertandingan.
6. Pelanggaran
Ada beberapa jenis pelanggaran yang dapat terjadi dalam sepak takraw, seperti:
- Double hit: Bola yang ditendang atau dipukul lebih dari satu kali oleh satu pemain.
- Out of bounds: Bola yang keluar dari garis lapangan.
- Net touch: Pemain yang menyentuh net saat bermain.
- Illegal hit: Pemain yang melakukan tendangan dengan cara yang tidak sah, seperti dengan menggunakan tangan atau menyentuh bola dengan bagian tubuh yang dilarang.
Cara Main Sepak Takraw
Berikut adalah cara bermain sepak takraw secara umum:
1. Posisi Awal
Saat permainan dimulai, dua tim akan berdiri di sisi lapangan masing-masing. Pemain di posisi Tekong dari masing-masing tim akan memulai servis. Saat servis, bola harus dilepaskan dengan tangan dan langsung ditendang menggunakan kaki ke arah lawan.
2. Bermain dalam Set
Setelah servis pertama, permainan akan berlanjut dengan kedua tim saling mengoper bola dengan kaki, kepala, atau bagian tubuh lainnya, untuk mencoba memantulkan bola melewati net dan mendarat di sisi lawan. Setiap kali tim berhasil mengirim bola ke sisi lawan yang tidak bisa dikembalikan, mereka akan mendapatkan satu poin.
3. Rotasi Posisi
Selama permainan berlangsung, pemain di posisi "Tengah" dan "Main" akan berusaha saling bekerja sama untuk mengoper bola dengan strategi yang tepat agar bola bisa melewati net dan mendarat di area lawan. Pemain di posisi Tekong berperan sangat penting karena mereka melakukan servis yang menjadi kunci awal permainan.
4. Poin dan Menang
Setiap kali bola jatuh di sisi lapangan lawan, tim yang mengirim bola akan mendapatkan poin. Setiap tim berusaha untuk mencapai 21 poin pertama. Begitu tim satu menang dalam satu set, mereka akan melanjutkan ke set kedua untuk menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang.
5. Pemain Harus Pintar Menggunakan Kaki dan Tubuh
Sepak takraw memerlukan kelincahan, koordinasi, dan kekuatan. Pemain harus dapat mengontrol bola menggunakan kaki dan tubuh dengan sangat baik. Selain itu, teknik-teknik seperti tendangan melengkung, salto, atau tendangan overhead menjadi daya tarik tersendiri dalam permainan ini.
Kesimpulan
Sepak takraw memang merupakan olahraga yang seru dan menantang dan jika kamu suka olahraga yang menguji kelincahan, kekuatan kaki, dan strategi, tentu olahraga ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk kamu coba!
Selain seru, olahraga ini juga punya sejarah panjang dan kaya akan tradisi yang berasal dari Asia Tenggara, lho.
Nah, supaya kamu bisa lebih lincah dan memiliki tubuh bugar yang dibutuhkan untuk bermain sepak takraw, sebaiknya mulai kebiasaan dengan teratur berolahraga di gym seperti FIT HUB. Kamu bisa melakukan olahraga yang berfokus untuk meningkatkan kebugaran atau kelincahan di gym.
Tak perlu khawatir dengan caranya, karena kamu akan dibimbing oleh personal trainer yang profesional di bidangnya. Jadi, tunggu apa lagi? Segera mulai kebiasaan sehatmu dengan gabung di FIT HUB sekarang juga!



