Health

Jenis-Jenis Cedera Lutut, Penyebab, dan Pertolongan Pertamanya

01 Feb 2025

avatar

Mastono

Bagikan Blog

Jenis-Jenis Cedera Lutut, Penyebab, dan Pertolongan Pertamanya

Kamu pernah merasa lutut nyeri atau bengkak setelah olahraga atau aktivitas berat? Kalau iya, hati-hati. Bisa jadi itu tanda cedera lutut.

Cedera lutut adalah salah satu masalah yang sering dialami, terutama bagi kamu yang aktif bergerak. Yuk, kita bahas lebih dalam soal ini. Siapa tahu bisa membantu kamu lebih aware tentang kesehatan lutut.

Mengenal Anatomi Lutut

Sebelum kita membahas jenis cedera, penting nih buat kamu tahu anatomi lutut. Seperti yang disebutkan OrthoInfo, lutut terdiri dari empat komponen utama yaitu:

  1. Tulang: Ada tiga tulang yang membentuk sendi lutut yaitu tulang paha (femur), tulang kering (tibia), dan tempurung lutut (patella).
  2. Kartilago: Berfungsi sebagai bantalan dan pelumas agar pergerakan lutut mulus. Ada dua jenis kartilago di lutut:
  • Kartilago artikular: Melapisi ujung tulang.
  • Meniskus: Bantalan berbentuk seperti bulan sabit.
  1. Ligamen: Pengikat antar tulang yang memberi stabilitas pada lutut.
  • Ligamen kolateral: Mengontrol gerakan samping.
  • Ligamen krusiata: Mengontrol gerakan depan-belakang.
  1. Tendon: Penghubung otot dengan tulang.

Jenis-Jenis Cedera pada Lutut

Contoh Jenis-Jenis Cedera pada Lutut .jpg

Berikut beberapa jenis cedera lutut yang perlu kamu tahu:

1. Robeknya Ligamen Anterior Cruciate (ACL)

Cedera ini sering dialami atlet, terutama pemain bola dan basket. Biasanya terjadi saat kamu melakukan gerakan mendadak atau mendarat setelah lompat. Tandanya apa? Lutut terasa tidak stabil, ada bunyi “krek,” dan bengkak dalam waktu 24 jam.

2. Cedera Meniskus

Meniskus adalah bantalan di lutut yang berfungsi sebagai peredam. Cedera ini sering terjadi karena gerakan memutar atau squat dengan teknik yang salah. Gejala khasnya adalah lutut terasa terkunci, bengkak, dan sakit saat ditekuk.

3. Tendinitis Patela

Cedera ini terjadi karena overuse. Nyeri biasanya terasa di bawah tempurung lutut dan semakin parah saat naik-turun tangga.

4. Dislokasi Lutut

Kalau lutut kamu terlihat bengkok atau nggak pada posisi normal setelah benturan keras, inilah yang disebut dislokasi. Rasanya sangat nyeri dan perlu penanganan medis segera.

5. Bursitis Lutut

Cedera ini disebabkan oleh peradangan kantung cairan di sekitar lutut. Terjadi jika kamu sering berlutut terlalu lama. Lutut akan terlihat bengkak dan terasa hangat.

6. Sindrom Iliotibial Band (ITB)

Umum terjadi pada pelari jarak jauh, sindrom ini menimbulkan nyeri di bagian luar lutut. Biasanya memburuk saat lari di jalan yang menurun. Pencegahannya bagaimana? Pastikan kamu rutin melakukan peregangan, ya.

Penyebab Cedera Lutut yang Perlu Kamu Tahu

Cedera lutut bisa terjadi karena berbagai hal, terutama saat lutut bergerak di luar batas normalnya atau akibat kebiasaan yang kurang baik saat beraktivitas.

  • Terjatuh: Benturan keras atau posisi jatuh yang tidak tepat dapat membuat lutut bergerak melebihi batas normal.
  • Olahraga intensitas tinggi: Aktivitas seperti sepak bola atau basket yang melibatkan lari, melompat, berhenti mendadak, atau perubahan arah cepat bisa memicu cedera.
  • Gerakan memutar: Cedera sering terjadi saat lutut diputar, terutama dalam olahraga seperti basket atau sepak bola.
  • Kecelakaan mobil: Jika lutut menghantam dashboard, bisa terjadi kerusakan pada ligamen posterior cruciate (PCL).
  • Osteoartritis lutut: Penyakit ini melemahkan otot di sekitar sendi lutut sehingga lutut menjadi lebih rentan cedera.
  • Kurang pemanasan dan pendinginan: Tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga atau pendinginan setelahnya bisa meningkatkan risiko cedera.

Pertolongan Pertama pada Cedera Lutut

Pertolongan Pertama pada Cedera Lutut.jpg

Jika kamu mengalami cedera lutut, berikut adalah pertolongan pertama pada cedera lutut menggunakan metode RICE untuk mempercepat pemulihan:

  • Rest (Istirahat): Hentikan aktivitas dan hindari membebani lutut.
  • Ice (Es): Gunakan kompres es selama 20 menit, beberapa kali sehari. Jangan langsung meletakkan es di kulit untuk menghindari iritasi.
  • Compression (Kompresi): Balut lutut dengan perban, jangan terlalu ketat.
  • Elevation (Elevasi): Angkat lutut lebih tinggi dari posisi jantung saat beristirahat untuk mengurangi pembengkakan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari bantuan medis jika kamu mengalami hal-hal di bawah ini:

  • Lutut bengkak parah dalam 2 jam.
  • Tidak bisa menekuk atau meluruskan lutut.
  • Ada bunyi "krek" saat cedera terjadi.
  • Nyeri hebat yang tidak reda dengan metode RICE.
  • Lutut terasa tidak stabil.
  • Tidak bisa menahan berat badan.
  • Demam menyertai cedera lutut.

Penanganan Medis pada Cedera Lutut

Penanganan cedera lutut biasanya dibagi menjadi dua metode utama yaitu non-operasi dan operasi, tergantung pada tingkat keparahan cedera.

1. Perawatan Tanpa Operasi

Beberapa cedera lutut dapat ditangani tanpa operasi, seperti:

Imobilisasi: Menggunakan brace (penyangga lutut) untuk mencegah gerakan lutut. Jika ada tulang yang patah, dokter mungkin akan memberikan gips atau alat penyangga lainnya. Kamu juga mungkin disarankan menggunakan tongkat (crutches) untuk mengurangi beban pada lutut.

Terapi Fisik: Latihan khusus dari fisioterapis akan membantu memulihkan fungsi lutut dan memperkuat otot di sekitar lutut.

Obat Anti-Inflamasi (NSAIDs): Obat seperti ibuprofen atau naproxen dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

2. Perawatan dengan Operasi

Jika cedera parah, seperti patah tulang atau robekan ligamen, dokter mungkin menyarankan operasi.

Operasi Arthroskopi: Prosedur ini menggunakan alat kecil dan hanya memerlukan sayatan kecil. Cocok untuk cedera seperti robekan ACL.

Operasi Terbuka: Untuk kasus seperti patah tulang kompleks, dokter akan membuat sayatan lebih besar agar bisa melihat dan memperbaiki area yang rusak dengan jelas.

Kesimpulan

Ingat, cedera lutut bukan hal yang bisa disepelekan, ya. Jika saat ini kamu mengalami cedera, penanganan yang tepat dan cepat bisa mencegah masalah jangka panjang, lho.

Nah, buat kamu yang mau mulai hidup sehat dan mencegah cedera lutut saat berolahraga, yuk gabung di FIT HUB. Di sini kamu akan dibimbing oleh trainer berpengalaman yang paham banget cara latihan yang aman dan efektif.

Tunggu apa lagi? Yuk, kunjungi FIT HUB terdekat atau hubungi kami untuk info lebih lanjut!

Blog Terkait

Membership

Personal Trainer

Kelas

Blog

Jadwal Kelas

Lokasi Klub

Fasilitas

Tentang Kami

Karir

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

FAQs

Brand Partnership

Corporate Membership

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Layanan Pengaduan Konsumen