Sebagai mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh, kromium adalah zat yang secara alami dapat ditemui di berbagai jenis makanan.
Saat ini, kromium juga bisa ditemukan dalam bentuk suplemen dan dapat jadi alternatif yang efektif untuk memenuhi kebutuhan harian bagi tubuh.
Jika kamu ingin mempelajari tentang kromium secara lebih detail, simak terus artikel ini untuk informasi selengkapnya!
Apa Itu Kromium?
Dikutip dari laman Medical News Today, kromium adalah unsur logam berat yang dibutuhkan manusia dalam jumlah yang sangat sedikit.
Dalam tubuh, kromium terakumulasi di bagian limpa, hati, tulang, dan jaringan lunak, kemudian diekskresikan lewat urin.
Kadar kromium pada urin merupakan indikator yang baik untuk mengukur proses penyerapan kromium di dalam tubuh.
Adapun fungsi utama kromium yaitu untuk membantu meningkatkan sistem metabolisme tubuh, di mana kamu bisa menemukannya di beberapa jenis makanan seperti brokoli, kacang almond, dan telur.
Manfaat Kromium

Sebagai nutrisi esensial, kromium tentu memiliki beragam manfaat yang sangat penting bagi kesehatan. Oleh karena itu, memperhatikan asupan kromium harian juga jadi hal yang harus diperhatikan.
Di dalam dunia olahraga, suplemen kromium merupakan salah satu jenis suplemen yang cukup populer, menimbang fungsinya yang efektif membantu meningkatkan performa fisik dan menambah energi.
Lantas manfaat apa saja yang bisa didapat dari mengonsumsi kromium? Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya:
1. Mengontrol Kadar Gula Darah
Kromium merupakan jenis mineral yang sangat penting bagi tubuh, salah satu perannya adalah dapat membantu mengontrol kadar gula darah.
Mineral ini sangat penting untuk meningkatkan kerja insulin, jenis hormon yang bertugas untuk membantu penyerapan glukosa dari darah ke dalam sel-sel tubuh.
Karena perannya yang dapat mendukung fungsi insulin, kromium dapat berfungsi untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Mengonsumsi kromium juga bisa jadi solusi untuk meningkatkan kontrol gula darah bagi pengidap diabetes tipe 2 atau bagi mereka yang ingin memperkecil risiko terkena diabetes.
2. Meningkatkan Sistem Metabolisme
Seperti yang telah disinggung, kromium adalah mineral esensial yang berperan penting untuk menjaga sistem metabolisme, terutama yang berkaitan dengan proses metabolisme lemak, karbohidrat, dan protein.
Konsumsi insulin secara tepat dapat membantu proses pemecahan dan pemanfaatan asam lemak, terutama perannya dalam menjaga kadar lipid sehat dalam darah.
Selain itu, kromium juga memainkan peran dalam memfasilitasi metabolisme protein, yaitu dengan memastikan asam amino (komponen penyusun protein) dapat diangkut secara efisien ke dalam sel.
Proses di atas sangat penting untuk membantu perbaikan jaringan tubuh, meningkatkan pertumbuhan otot, serta menjaga fungsi sel secara keseluruhan.
3. Membantu Manajemen Berat Badan
Bagi kamu yang sedang menjalani program diet, mengonsumsi suplemen kromium bisa jadi pilihan untuk mendukung usaha menurunkan berat badan.
Dilansir dari laman Oregon State University, sebuah uji klinis menemukan bahwa konsumsi suplemen kromium selama 4 hingga 24 minggu dapat menurunkan berat badan pada seseorang dengan kelebihan berat badan atau obesitas.
Salah satu manfaat kromium dalam membantu manajemen berat badan adalah pengaruhnya terhadap keinginan makan, di mana mineral ini dapat menekan kebiasaan nafsu makan berlebih.
Di sisi lain, kromium juga diketahui dapat mendukung metabolisme lemak dalam tubuh, yaitu dengan mendorong proses pengurangan kadar lemak dari waktu ke waktu.
4. Meningkatkan Kesehatan Kognitif
Manfaat kromium berikutnya berkaitan dengan kesehatan kognitif, di mana alasan yang melatarbelakangi adalah perannya dalam meningkatkan metabolisme glukosa pada otak.
Glukosa merupakan sumber energi utama bagi otak, sehingga pemanfaatan glukosa yang efisien sangat penting untuk menjaga fungsi kognitif seperti fokus, kinerja memori, dan proses pengambilan keputusan.
Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, kromium akan memastikan bahwa sel-sel otak dapat menerima pasokan glukosa yang cukup.
Selain itu, kromium juga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegahnya berfluktuasi, sehingga mendorong kinerja otak untuk tetap fokus sepanjang hari.
5. Menjaga Kesehatan Tulang
Kromium adalah salah satu jenis nutrisi yang diketahui memiliki kontribusi dalam menjaga tulang tetap kuat dan sehat.
Mengonsumsi kromium dalam jumlah yang tepat dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, salah satu protein yang penting untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang secara berkelanjutan.
Meskipun efek langsung kromium terhadap tulang masih dipelajari, perannya terhadap keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh menjadikannya sebagai nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang.
Kebutuhan Harian Kromium
Sebagai mineral yang dapat ditemui di banyak jenis makanan, memerhatikan jumlah kromium yang terkandung dalam suatu makanan tentu perlu diperhatikan.
Adapun jumlah kromium dalam makanan bisa sangat bervariasi, tergantung pada kondisi air dan tanah di mana tanaman tumbuh, serta bagaimana proses manufaktur yang digunakan untuk memproduksinya.
Selain itu, memerhatikan kebutuhan harian kromium yang dikonsumsi juga wajib dipahami, mengingat kebutuhan kromium berbeda-beda tergantung pada usia dan jenis kelamin.
Dikutip dari laman WebMD, saran dosis kromium untuk pria usia 19-50 tahun adalah 35 mcg per hari, dan 30 mcg setiap hari untuk usia 51 tahun ke atas.
Sementara untuk perempuan usia 19-50 adalah 25 mcg per hari dan 20 mcg per hari untuk usia 51 tahun ke atas.
Bagi anak-anak, dosis per hari bergantung pada usia dan disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter atau penyedia layanan kesehatan.
Kesimpulan
Itulah hal-hal penting yang perlu diketahui tentang kromium, jadi pastikan untuk selalu memperhatikan jumlah kebutuhan hariannya secara tepat, ya!
Mulailah peduli dengan kesehatan, dan pastikan kamu menjadi member FIT HUB untuk mendapatkan beragam benefit gym premium dengan harga yang terjangkau.
Klik di sini untuk mencoba program free trial dari FIT HUB!



