Fitness

8 Latihan untuk Memperkuat Pergelangan Kaki dan Panduan Lengkapnya

22 Sep 2025

avatar

Mastono

Bagikan Blog

8 Latihan untuk Memperkuat Pergelangan Kaki dan Panduan Lengkapnya

Banyak orang baru menyadari pentingnya pergelangan kaki setelah mengalami cedera, keseleo, atau rasa nyeri setelah olahraga. Padahal, sendi kecil ini punya peran besar dalam hampir semua aktivitas fisik, mulai dari berjalan, berlari, melompat, hingga sekadar berdiri seharian saat commuting.

Pergelangan kaki yang lemah bukan hanya membuatmu rentan cedera, tapi juga bisa mengganggu performa olahraga. Buat kamu yang suka lari, hiking, main futsal, atau bahkan sekadar ingin bergerak lebih bebas tanpa takut terkilir, memperkuat pergelangan kaki adalah langkah penting yang tidak boleh diabaikan.

Kabar baiknya, ada berbagai latihan sederhana yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan stabilitas, fleksibilitas, dan kekuatan pergelangan kaki.

Latihan untuk Memperkuat Pergelangan Kaki

2148605622.jpg Berikut adalah 8 latihan efektif yang bisa kamu coba, dirangkum dari Very Well Health dan Asics. Lakukan secara rutin, setidaknya 2–3 kali seminggu, agar hasilnya lebih optimal.

1. Ankle Circles

Latihan dasar ini membantu meningkatkan mobilitas sendi pergelangan kaki.

Cara melakukan: Dalam posisi duduk, angkat kaki sedikit dari lantai. Buat gerakan memutar pergelangan kaki searah jarum jam sebanyak 10–15 kali, lalu ulangi berlawanan arah.

Otot yang dilatih: Otot kecil di sekitar pergelangan dan otot betis bagian bawah.

Tips: Lakukan perlahan agar lingkaran benar-benar penuh. Ini bisa jadi bagian pemanasan sebelum olahraga.

Manfaat: Membantu melancarkan sirkulasi darah, mengurangi kekakuan, serta menjaga kelenturan pergelangan. Cocok untuk orang yang sering duduk lama di kantor.

2. Heel Raises (Angkat Tumit)

Gerakan sederhana tapi efektif untuk memperkuat betis dan menstabilkan pergelangan kaki.

Cara melakukan: Berdiri tegak, lalu angkat tumit sehingga bertumpu pada ujung jari kaki. Tahan 2–3 detik, lalu turunkan perlahan. Ulangi 10–15 kali.

Otot yang dilatih: Otot betis (gastrocnemius dan soleus) serta otot intrinsic di telapak kaki.

Tips: Bisa dilakukan di tepi tangga untuk menambah rentang gerakan dan tumpuan. Tambahkan beban di tangan bila ingin lebih menantang.

Manfaat: Membantu kamu lebih stabil saat berlari atau menanjak, dan mengurangi risiko kram pada betis.

3. Toe Walking

Latihan ini melatih kekuatan pergelangan kaki sekaligus meningkatkan keseimbangannya.

Cara melakukan: Jalanlah dengan bertumpu hanya pada ujung jari kaki sejauh 10–15 langkah, lalu kembali normal. Ulangi 2–3 set.

Otot yang dilatih: Betis, pergelangan, dan otot stabilizer di sekitar telapak kaki.

Tips: Pastikan punggung tetap tegak agar tidak membebani lutut.

Manfaat: Sangat bermanfaat untuk pelari, karena melatih pola mendarat yang lebih efisien dan memperkuat otot penopang.

4. Resistance Band Ankle Flexion

Latihan ini menggunakan resistance band untuk menambah beban pada otot di sekitar pergelangan.

Cara melakukan: Duduk dengan kaki lurus, kaitkan resistance band di telapak kaki lalu tarik ke arah tubuh. Gerakkan pergelangan ke depan dan ke belakang sebanyak 10–12 kali.

Otot yang dilatih: Tibialis anterior (otot depan tulang kering) dan otot pergelangan.

Tips: Jaga gerakan tetap terkendali, jangan membiarkan band “terpental” kembali.

Manfaat: Menguatkan otot yang berperan penting saat mengangkat kaki saat berjalan atau berlari, sehingga langkah lebih stabil.

5. Ankle Alphabet

Latihan unik dan seru yang melatih mobilitas pergelangan kaki.

Cara melakukan: Duduk santai, angkat satu kaki, lalu bayangkan menggambar huruf A sampai Z di udara menggunakan jari kaki.

Otot yang dilatih: Hampir semua otot kecil di sekitar sendi pergelangan.

Tips: Pastikan gerakan besar dan jelas agar semua arah gerakan terlatih.

Manfaat: Membantu mencegah kekakuan sendi, terutama untuk kamu yang sedang pemulihan pasca cedera.

6. Single-Leg Balance

Latihan keseimbangan ini sangat efektif untuk memperkuat otot stabilizer.

Cara melakukan: Berdiri dengan satu kaki, angkat kaki lainnya sedikit dari lantai. Tahan posisi selama 20–30 detik, lalu ganti kaki.

Otot yang dilatih: Otot pergelangan, betis, paha, dan otot core.

Tips: Ingin lebih menantang? Cobalah menutup mata atau berdiri di permukaan tidak rata.

Manfaat: Membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan posisi mendadak, mengurangi risiko keseleo saat aktivitas outdoor.

7. Calf Stretch

Fleksibilitas otot betis juga sangat berpengaruh pada kesehatan pergelangan kaki.

Cara melakukan: Berdiri menghadap dinding, letakkan satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang. Tekuk lutut depan sambil menjaga kaki belakang lurus dan tumit tetap menempel lantai. Tahan 20–30 detik, lalu tukar posisi.

Otot yang dilatih: Betis bagian bawah dan otot sekitar pergelangan.

Tips: Jangan terburu-buru; semakin lama ditahan, semakin baik hasil peregangan.

Manfaat: Membantu mengurangi risiko plantar fasciitis, shin splint, dan kaku otot setelah olahraga.

8. Hops (Lompatan Ringan)

Latihan eksplosif yang melatih kekuatan sekaligus stabilitas.

Cara melakukan: Lakukan lompatan kecil di tempat dengan satu kaki, 10–15 kali, lalu ganti kaki lainnya.

Otot yang dilatih: Betis, pergelangan, paha, dan otot stabilizer.

Tips: Fokus pada pendaratan lembut untuk menghindari tekanan berlebih.

Manfaat: Membantu tubuh terbiasa dengan hentakan saat berlari, melompat, atau olahraga intensitas tinggi.

Tips Tambahan saat Latihan Pergelangan Kaki

Melansir Cleveland Clinic, berikut adalah beberapa tips saat latihan pergelangan kaki:

  • Lakukan pemanasan ringan sebelum memulai.
  • Jangan terburu-buru, fokus pada teknik yang benar.
  • Tambahkan intensitas secara bertahap, terutama jika baru pulih dari cedera.
  • Jika terasa sakit berlebihan, hentikan latihan dan konsultasikan ke dokter atau fisioterapis.

Kesimpulan

Kekuatan pergelangan kaki sangatlah penting, bukan hanya untuk pelari atau atlet, tapi juga untuk siapa saja yang ingin bergerak lebih bebas tanpa takut cedera. Dengan latihan sederhana seperti ankle circles, heel raises, hingga single-leg balance, kamu bisa meningkatkan stabilitas, fleksibilitas, dan daya tahan pergelangan secara signifikan.

Ingat, sendi kecil ini menopang seluruh tubuhmu setiap hari. Jadi jangan tunggu cedera baru memperhatikan pergelangan kakimu.

Kalau kamu ingin hasil yang lebih maksimal, cobalah gabungkan latihan pergelangan kaki ini dengan program fitness yang lengkap di FIT HUB. Yuk, redeem free trial sekarang di cabang terdekat dan rasakan manfaatnya langsung!

Blog Terkait

Membership

Personal Trainer

Kelas

Blog

Jadwal Kelas

Lokasi Klub

Fasilitas

Tentang Kami

Karir

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

FAQs

Brand Partnership

Corporate Membership

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Layanan Pengaduan Konsumen