Fitness

6 Jenis Sepatu Lari dan Berbagai Pertimbangan sebelum Membeli

16 Jan 2025

avatar

Mastono

Bagikan Blog

6 Jenis Sepatu Lari dan Berbagai Pertimbangan sebelum Membeli

Bukan hanya soal warna, corak, gaya, atau tingkat kemahalan sepatu, saat berlari kamu harus menikmati prosesnya. Nah, untuk bisa menikmatinya, maka kamu harus memilih jenis sepatu lari yang tepat.

Saat memilih jenis sepatu lari yang cocok untuk diri sendiri, kamu harus mencobanya langsung di toko dan merasakannya di kakimu. Istilahnya, biarkan tubuh terutama kaki yang merespons sepatu tersebut. Kamu sendiri akan merasakan perbedaan sepatu lari yang tepat untukmu dengan yang tidak.

Makanya, ketahui ragam pertimbangan sebelum membeli sepatu lari dan jenis-jenisnya berikut ini.

Pertimbangan saat Memilih Sepatu Lari

Pertimbangan saat Memilih Sepatu Lari.jpg

Ketahui tiga pertimbangan penting saat memilih jenis sepatu lari, berikut ini:

1. Jenis surface atau permukaan

Jenis permukaan sepatu yang dipijak oleh telapak kaki harus jadi pertimbangan utama saat membeli sepatu lari baru. Jenis permukaan akan berbeda untuk setiap jenis larinya, seperti trail run hingga marathon.

2. Tipe kaki

Tipe kakimu juga menjadi faktor penentu utama dalam memilih jenis sepatu lari. Saat ini sepatu lari sudah didesain sedemikian rupa untuk menyesuaikan jenis sepatu penggunanya. Mungkin tipe kakimu lebar, memanjang, atau yang lainnya.

3. Pendukung gerakan tambahan

Maksudnya adalah gerakan-gerakan yang berkaitan dengan lari, mungkin cara berjalan, berjongkok, hingga jenis pemanasan yang kamu pilih. Untuk melakukan hal tersebut, kaki harus merasa nyaman saat mengenakan sepatu lari pilihan.

Contohnya mungkin kamu butuh sepatu dengan knee slide yang lebih rendah untuk membantu jongkok atau butuh tambahan cushioning agar tumit lebih nyaman saat lari.

Nah, berdasarkan pertimbangan ini, ada beberapa jenis sepatu lari yang harus kamu ketahui.

Jenis Sepatu Lari Berdasarkan Permukaannya

Trail shoes

Sepatu trail run didesain untuk punya cengkraman yang lebih kuat saat melalui medan yang bebatuan atau berlumpur. Selain itu, jenis sepatu lari ini membantu kamu melewati track yang menanjak serta licin atau menurun. Beberapa ciri trail shoes adalah:

  • Outsole punya lugs yang tebal untuk menambah cengkraman pada tanah dan batu.
  • Lebih keras dibandingkan road shoes, guna mendukung kaki saat bergerak menyamping.
  • Ada tambahan lapisan waterproof.
  • Dilapisi rock plate untuk melindungi kaki dari bebatuan atau kerikil.

Road shoes

Sesuai namanya jenis sepatu lari ini khusus untuk jalanan. Contohnya adalah jalan raya beraspal, trotoar, track jogging, hingga treadmill. Road shoes adalah jenis sepatu yang paling sering digunakan oleh banyak orang untuk beragam aktivitas, dari lari hingga olahraga di gym. Ciri khas sepatu ini adalah:

  • Outsole yang rata dan mulus.
  • Dilapisi dengan banyak cushion untuk menyerap hentakan.
  • Lebih ringan dari trail shoes,
  • Lebih fleksibel dan memudahkan pergerakan pelari dengan mesh upper.

Track shoes

Saat jogging santai di track, kamu sebenarnya bisa menggunakan road shoes. Namun, jika kamu dalam sebuah race, maka lebih baik kamu menggunakan jenis sepatu lari yang ada duri-durinya atau spikes. Nah, ciri tersebut ada dalam track shoes yang memang dibuat khusus untuk lari jarak pendek atau race. Beberapa ciri dari track shoes adalah:

  • Lebih kaku, bahkan daripada trail shoes.
  • Duri-duri biasanya ada di bagian depan alas sepatu guna mencengkram lintasan.
  • Jumlah duri biasanya bergantung pada jenis larinya, sprint atau race jarak jauh.

Jangan khawatir, meskipun ada duri-durinya, track shoes justru bisa menambah pace dan menjaga kestabilannya selama lari.

Jenis Sepatu Lari Berdasarkan Tipe Kaki

Jenis Sepatu Lari Berdasarkan Tipe Kaki.jpg

Neutral shoes

Sepatu yang kamu pakai untuk aktivitas sehari-hari, termasuk lari atau jogging termasuk sebagai neutral shoes. Jenis sepatu ini dibuat untuk pelari dengan pronasi kaki netral. Pronasi netral adalah gerakan kaki yang sedikit berputar ke dalam saat menyentuh tanah, gerakan ini membantu meredam hentakan atau guncangan saat lari.

Nah, untuk mendukung hal tersebut, jenis sepatu lari neutral menggunakan cushioning pada bagian heel atau ujung kaki sebagai titik tumpu saat lari.

Midsole-nya juga lebih lembut untuk mendukung pelari serta mampu mendistribusikan berat badan secara merata pada telapak kaki saat berlari. Jenis sepatu ini bisa juga dipakai untuk tempo run atau interval run.

Stability shoes

Stability shoes didesain untuk memperbaiki kaki yang pronasinya berlebihan atau dengan kata lain putarannya terlalu dalam saat kaki menyentuh tanah. Pronasi yang berlebihan ditandai dengan pinggul yang lemah atau flat feet (kondisi di mana telapak kaki tidak melengkung).

Efek dari pronasi yang berlebihan juga berisiko pada cedera seperti seperti achilles tendonitis, shin splints, IT band syndrome, hingga masalah pada lutut.

Nah, makanya, stability shoes bisa dipakai sebagai bagian dari terapi untuk kaki yang pronasi berlebihan. Ciri khas dari stability shoes adalah lebih kaku dan tidak banyak cushion atau penyangga. Kamu dapat menggunakan neutral shoes dan stability shoes secara bergantian berdasarkan tujuan olahraganya.

Motion control shoes

Jenis sepatu lari ini termasuk high-stability shoes yang didesain khusus untuk pelari dengan masalah flat feet dengan berat badan di atas rata-rata. Dalam sepatu ini biasanya adalah foam yang lebih tebal hingga tambahan tekanan pada lengkungan kaki. Namun, tidak semua orang bisa atau harus menggunakan motion control shoes, sebab:

  • Sepatu ini hanya boleh digunakan jika kamu sering cedera atau punya jenis kaki yang dianggap tidak normal secara medis.
  • Bagian heel sepatu ini lebih kaku dan bentuknya cukup datar.
  • Outsole sepatu biasanya lebar untuk meningkatkan stabilitas penggunanya.
  • Lebih besar dari jenis sepatu lari lainnya.

Kesimpulan

Itulah 11 jenis sepatu lari berdasarkan jenis aktivitas lari, jalur lari, hingga jenis kaki penggunanya.

Selain menggunakan jenis sepatu yang tepat, sebelum memulai olahraga lari, sebaiknya kamu juga harus latihan beban di pusat kebugaran atau gym seperti FIT HUB. Ada trainer profesional yang akan membantu kamu latihan dan memastikan stamina, kekuatan kaki, hingga pace-mu terjaga selama lari.

Tertarik? Klik di sini untuk daftar program free trial di FIT HUB.

Blog Terkait

Membership

Personal Trainer

Kelas

Blog

Jadwal Kelas

Lokasi Klub

Fasilitas

Tentang Kami

Karir

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

FAQs

Brand Partnership

Corporate Membership

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Layanan Pengaduan Konsumen