Latihan dada di rumah bisa dimulai dengan berbagai variasi push-up seperti diamond push-up, incline push-up, decline push-up, hingga plank dengan shoulder tap. Kamu juga bisa melakukan bench press menggunakan berat badan sendiri, dumbbell, atau bahkan botol air sebagai alternatif beban.
Namun, sebelum masuk ke sesi utama, pastikan tubuhmu sudah cukup pemanasan untuk menghindari cedera dan memaksimalkan hasil latihan. Sudah siap? Yuk, pelajari ragam latihan dada yang bisa dilakukan di rumah dan tambahkan ke jadwalmu!
Jenis-Jenis Latihan Dada di Rumah

1. Push-up
Push-up adalah pilihan latihan dada di rumah yang paling mudah dan efektif. Cara melakukannya:
- Mulailah pada posisi tengkurap di lantai, telapak tangan sejajar dengan bahu, lalu luruskan tangan hingga tubuh terangkat.
- Tumpukan berat badan pada ujung jari kaki, dan pastikan badan lurus dari tumit hingga leher.
- Hindari menekuk pinggul atau melengkungkan punggung, karena bisa mengurangi efektivitas gerakan dan meningkatkan risiko cedera.
- Turunkan dada hingga hampir menyentuh lantai.
- Pastikan punggung dan kaki tetap lurus agar otot dada bekerja maksimal.
Lakukan 10 repetisi, istirahat 30 detik, lalu ulangi lagi. Lakukan 3 set. Jika sudah mulai terasa ringan, tambah jumlah repetisi.
2. Incline push-up
Incline push-up fokus melatih bagian bawah otot dada dan lebih mudah dilakukan dibanding push-up biasa. Melansir Everyone Active, gerakan ini cocok untuk pemula yang mau latihan dada di rumah, karena menggunakan bantuan kursi atau bangku untuk mengurangi beban pada lengan.
Cara melakukan:
- Letakkan kedua tangan di atas bangku atau kursi, lalu rentangkan kaki ke belakang dan jaga agar tubuh tetap lurus.
- Turunkan dada sampai mendekat ke bangku hingga siku membentuk sudut 90º, lalu dorong kembali ke posisi awal.
- Lakukan 8–15 repetisi dalam 3–4 set.
3. Decline Push-up
Decline push-up adalah variasi latihan dada di rumah yang efektif untuk menargetkan bagian atas otot dada (upper chest).
Cara melakukannya:
- Awali dengan meletakkan kedua kaki di atas sofa atau bangku kokoh, posisikan selebar bahu.
- Kencangkan otot perut dan bokong, lalu turunkan dada dan kepala ke arah lantai dengan menekuk siku.
- Dorong untuk meluruskan siku kembali.
Lakukan gerakan ini sebanyak 5–15 repetisi dalam 3–4 set. Pastikan tubuh tetap lurus selama gerakan, jangan sampai punggung melengkung atau pinggul turun.
4. Plyometric Push-up
Plyometric push-up adalah variasi latihan dada di rumah yang tergolong tingkat lanjut. Gerakan ini menambah intensitas dan melatih kekuatan otot secara eksplosif.
- Mulai dari posisi push-up biasa, lalu turunkan tubuh hingga hampir menyentuh lantai.
- Bagian sulitnya adalah saat mendorong tubuh ke atas, kamu harus mendorong sekuat mungkin hingga telapak tangan terangkat dari lantai.
- Jika ingin tantangan ekstra, kamu bisa menambahkan tepukan tangan saat berada di udara sebelum kembali ke posisi awal.
Gerakan ini akan meningkatkan pembakaran kalori sekaligus melatih stamina dan kekuatan otot dada secara maksimal.
5. Wide Push-up
Wide push-up adalah variasi latihan dada di rumah yang efektif untuk melatih otot dada bagian luar sekaligus melibatkan otot tricep dan deltoid.
Cara melakukannya:
- Posisi awal push-up biasa dengan tangan sedikit lebih lebar dari bahu.
- Jaga badan tetap lurus dari kepala hingga tumit.
- Tekuk siku lalu turun hingga dada hampir menyentuh lantai.
- Kembali ke posisi awal dengan mendorong perlahan.
Variasi ini memberikan tekanan lebih pada otot dada bagian luar dan membantu meningkatkan kekuatan serta definisi otot secara keseluruhan.
6. Diamond Push-up
Diamond push-up adalah salah satu latihan dada di rumah yang menargetkan otot dada utama (pectoralis major), sekaligus melibatkan otot bahu, punggung, dan tricep, dikutip dari Tua Saude.
Cara melakukannya:
- Posisikan tubuh dalam high plank, dengan kaki rapat dan tubuh lurus.
- Posisi telapak tangan di bawah dada dengan menyatukan ibu jari dan jari telunjuk untuk membentuk berlian.
- Kencangkan core, buang napas, lalu turunkan tubuh ke arah lantai dengan menekuk siku sambil menjaga agar siku tetap dekat dengan badan.
- Tarik napas saat mendorong tubuh kembali ke posisi awal.
Lakukan 8–15 repetisi dalam 3–4 set, dengan jeda 30–60 detik antar set.
7. Isometric push-up
Isometric push-up adalah variasi dari push-up untuk meningkatkan time under tension pada otot dada. Latihan ini sangat bagus untuk merangsang pertumbuhan otot.
Cara melakukannya:
- Lakukan push-up seperti biasa, tapi saat menurunkan dada mendekati lantai, tahan siku pada sudut 90º dan pertahankan posisi tersebut selama 15 detik.
- Pastikan juga untuk mengencangkan otot inti dan menjaga tubuh tetap sejajar.
Lakukan 3–4 repetisi dengan istirahat 45–60 detik antar repetisi. Jika terasa sulit, kamu bisa melakukan push-up ini dari posisi lutut sebagai variasi latihan dada di rumah yang lebih ringan.
8. Dumbbell bench press
Bench press juga bisa menjadi bagian dari latihan dada di rumah yang efektif. Latihan ini memperkuat dan membentuk otot dada, serta otot deltoid, bicep, dan tricep.
Cara melakukannya:
- Berbaringlah di bangku datar atau lantai, dengan kaki menapak kuat pada lantai dan tulang belakang lurus.
- Pegang dumbbell atau botol air di kedua tangan dengan telapak menghadap ke depan.
- Tarik napas dan perlahan turunkan beban ke arah tengah dada, jaga siku agar tetap agak terbuka dari tubuh.
- Tahan sejenak, buang napas, lalu dorong ke atas sampai siku lurus.
- Lakukan 2–4 set dengan 8–15 repetisi per set.
9. Plank with shoulder tap
Plank dengan shoulder tap adalah gerakan yang bagus untuk latihan dada di rumah. Selain melatih otot dada, latihan ini juga menguatkan otot perut, bicep, dan tricep.
Cara melakukannya:
- Awali dengan high plank, kaki lurus ke belakang dan selebar pinggul, serta tangan lurus di bawah bahu.
- Pastikan kepala, bahu, pinggul, dan lutut dalam satu garis lurus.
- Angkat satu tangan dan tepuk bahu yang berlawanan.
- Ulangi gerakan ini 10 hingga 20 kali untuk setiap sisi, lakukan 3 sampai 4 set.
Penting untuk menjaga otot perut tetap kencang, kaki menapak rata di lantai, dan hindari menggerakkan pinggul ke samping selama melakukan latihan ini.
Kesimpulan
Ragam menu latihan dada di rumah tersebut cocok untuk pemula, maupun kamu yang sudah rutin gym. Jika kamu masih pemula, maka penting untuk dapatkan arah dari personal trainer demi memastikan gerakan benar dan membangun rutinitas olahraga.
Nah, pusat kebugaran FIT HUB bisa jadi tempat belajar latihan dada dan otot lainnya, para PT akan membantumu membantumu memahami gerakan, fungsi alat, hingga menghindari cedera.
Tertarik? Dapatkan free trial di cabang FIT HUB terdekat sekarang juga!



