Banyak orang yang baru memulai latihan kekuatan sering kali mengira weightlifting adalah hal yang sama dengan powerlifting.
Padahal, keduanya memiliki fokus, teknik, dan tujuan yang berbeda. Memahami perbedaannya penting agar kamu bisa memilih jenis latihan yang sesuai dengan tujuan kebugaran dan tidak salah memilih gerakan saat membangun massa otot.
Dalam artikel ini FIT HUB akan membandingkan weightlifting (angkat beban) dengan powerlifting (angkat berat) untuk kamu!
Pengertian Weightlifting
Weightlifting adalah cabang olahraga angkat beban yang berfokus pada dua jenis angkatan utama, yaitu snatch dan clean and jerk.
Olahraga ini membutuhkan kombinasi kekuatan, kecepatan, kelenturan, koordinasi, dan teknik yang tepat. Beberapa jenis gerakan dalam weightlifting juga menjadi salah satu cabang resmi dalam Olimpiade.
Pengertian Powerlifting
Sementara itu, powerlifting adalah olahraga angkat beban yang berfokus pada tiga jenis angkatan, squat, bench press, dan deadlift.
Tujuannya adalah mengangkat beban seberat mungkin dalam satu repetisi (one-rep max), dengan fokus pada kekuatan maksimal, bukan kecepatan atau kelenturan.
Kompetisi powerlifting skalanya juga ada yang kecil hingga besar (tingkat nasional atau internasional).
Perbedaan Utama Weightlifting dan Powerlifting
Menurut Iron Bull Strength dan Bar Bend, ada 9 aspek yang membedakan antara weightlifting dan powerlifting. Simak pemaparan lengkapnya di bawah ini:
1. Jenis angkatan
Weightlifting: Hanya dua jenis angkatan, yaitu snatch (mengangkat beban dari lantai ke atas kepala dalam satu gerakan) dan clean and jerk (mengangkat beban ke bahu lalu mendorongnya ke atas kepala).
Powerlifting: Umumnya ada tiga jenis angkatan, yaitu squat, bench press, dan deadlift, yang lebih fokus pada raw power seseorang.
2. Tujuan latihan
Weightlifting adalah olahraga yang mengutamakan kombinasi kekuatan, kecepatan, teknik, dan fleksibilitas. Tujuan akhirnya juga meningkatkan kualitas dari keempat aspek tersebut.
Sementara, powerlifting lebih menitikberatkan pada kekuatan maksimal tanpa memperhitungkan kecepatan gerakan. Tolok ukurnya adalah seberapa cepat seseorang dapat menambah beban dan mengangkatnya.
3. Teknik dan kompleksitas
Weightlifting memerlukan teknik yang sangat rumit, koordinasi tubuh yang presisi, dan mobilitas sendi yang baik. Sedangkan, Powerlifting juga memerlukan teknik, tetapi gerakannya lebih sederhana dibanding weightlifting.
Meski begitu, untuk bisa mencapai keduanya, seseorang harus dilatih dengan berbagai jenis latihan beban terlebih dahulu.
4. Kecepatan gerakan
Weightlifting menuntut gerakan eksplosif, karena keberhasilan angkatan sangat bergantung pada kecepatan.
Powerlifting menggunakan tempo yang lebih lambat dan terkontrol.
5. Otot yang dilibatkan dalam gerakan
Weightlifting adalah latihan yang melibatkan hampir seluruh otot tubuh secara dinamis. Selain itu, hampir seluruh otot tubuh juga terlibat dalam melakukan 1 gerakannya.
Sementara itu, powerlifting tetap melibatkan banyak otot, tetapi fokusnya lebih besar pada otot-otot tertentu sesuai gerakan (misalnya kaki dan paha pada squat atau dada saat bench press).
6. Kebutuhan mobilitas
Weightlifting memerlukan fleksibilitas tinggi pada bahu, pinggul, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki. Sedangkan, powerlifting memerlukan mobilitas yang cukup, tetapi tidak seintens weightlifting.
7. Keterlibatan kardio
Weightlifting dipercaya memiliki efek kardio lebih besar karena gerakannya eksplosif dan intens dalam waktu singkat.
Berbanding terbalik dengan Powerlifting yang lebih fokus pada kekuatan, sehingga efek kardionya lebih rendah.
8. Peralatan yang dibutuhkan
Weightlifting biasanya menggunakan barbell dengan bumper plate untuk memudahkan pembuangan beban. Sementara, powerlifting pun sering menggunakan barbell standar dengan plate besi dan kadang dilengkapi lifting belt, wrist wraps, atau knee sleeves.
9. Sisi kompetitif
Seperti yang dipaparkan sebelumnya, keduanya sama-sama punya kompetisi dengan tingkatan yang berbeda. Untuk weightlifting biasa dinilai berdasarkan teknik dan total beban yang diangkat dari dua jenis angkatan.
Lalu, dalam powerlifting, seseorang dinilai dari total beban gabungan dari tiga jenis angkatan utamanya (deadlift, bench press, squat).
Manfaat Weightlifting dan Powerlifting
Manfaat weightlifting
Jika dilihat secara sekilas, seluruh gerakan weightlifting cukup monoton, tapi jangan salah sangka. Manfaatnya sangat signifikan bagi tubuh, terutama karena gerakan eksplosifnya.
Berikut berbagai manfaat weightlifting menurut SF Health Tech:
- Meningkatkan kekuatan dan kecepatan otot.
- Mengembangkan koordinasi tubuh.
- Membakar kalori secara efektif.
- Meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas sendi.
Manfaat powerlifting
Lalu, bagaimana dengan powerlifting? Tenang, tentu manfaatnya pun banyak banget! Apalagi gerakan yang lebih beragam dan target ototnya yang lebih terfokus pada bagian otot tertentu.
Masih mengutip SF Health Tech, berikut adalah berbagai manfaat powerlifting:
- Meningkatkan kekuatan maksimal.
- Membantu pembentukan otot secara signifikan.
- Memperkuat tulang dan sendi.
- Meningkatkan stamina otot.
Bagaimana Memilih Antara Weightlifting dan Powerlifting?
Kalau kamu masih bingung mana yang mau dicoba terlebih dahulu, maka pertimbangkan beberapa hal ini:
- Tujuan utama kamu: Apakah ingin jadi lebih cepat, atletis, dan fleksibel? Atau fokus ke meningkatkan kekuatan murni (raw power)?.
- Akses fasilitas dan pelatih: Perlu diingat kalau weightlifting lebih teknis, ideal dengan pelatih yang berpengalaman.
- Gaya latihan favorit: Apakah kamu suka tantangan teknik yang kompleks atau tantangan mengangkat beban berat (personal record/PR) sekali saja?.
- Waktu dan komitmen: Keduanya sama-sama membutuhkannya, tapi weightlifting bisa butuh sesi lebih sering untuk teknik, sedangkan powerlifting bisa dibuat progresif dan sederhana dalam perencanaan.
Kesimpulan
Sekarang kamu tahu bahwa weightlifting adalah cabang olahraga kekuatan yang fokus pada eksplosivitas dan teknik, berbeda dengan powerlifting yang lebih menitikberatkan kekuatan maksimal melalui tiga gerakan utama.
Dua-duanya memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan fisik dan mental, cuma bedanya terletak pada tujuan latihan dan metode yang digunakan.
Ingin memulai latihan beban tapi belum yakin jalur mana yang tepat? FIT HUB siap mendukungmu dengan program strength training yang disesuaikan, mulai dari eksplosif ala weightlifting hingga kekuatan ala powerlifting.
Yuk, redeem free trial sekarang dan mulai program latihanmu di cabang FIT HUB terdekat, sekarang!



