Rekomendasi Olahraga yang Bisa Dilakukan Setelah Sahur

Pinky

Pinky

Personal Trainer di FIT HUB

Selama Ramadan, sahur menjadi modal yang krusial untuk mengisi energi tubuh agar bisa beraktivitas dengan baik. Ada baiknya, kamu juga mempersiapkan diri dengan nutrisi yang cukup sesuai dengan aktivitas yang akan dilakukan, termasuk pilihan aktivitas olahraga setelah sahur.

Menyiapkan diri dengan nutrisi yang cukup menjadi salah satu kunci untuk olahraga yang membutuhkan lebih banyak tenaga dan daya tahan. Melansir dari Women’s Health, Dr Sayyada Mawji mengatakan bahwa olahraga sebelum berbuka puasa atau antara berbuka puasa dan sahur sebelum memulai puasa berikutnya adalah waktu terbaik bagi tubuh.

Namun, olahraga ringan atau low impact yang tidak membutuhkan banyak tenaga juga boleh dilakukan setelah sahur. MinHub akan memberikan beberapa rekomendasi olahraga setelah sahur yang mungkin bisa dipilih.

Tips Makan Sahur yang Bernutrisi

Tips Makan Sahur yang Bernutrisi - freepik.jpg

Dr Sayyada Mawji juga mengatakan bahwa Ramadan sebaiknya menjadi waktu untuk menjaga kebugaran, bukan mencoba hal baru yang sifatnya intensif dan berat.

Karena itu, seorang ahli gizi pemenang penghargaan Dr Kawther Hashem juga menjelaskan pentingnya menggabungkan makanan berserat tinggi dan sumber protein berkualitas selama Ramadan.

Makanan berserat tinggi akan dicerna dengan lambat sehingga dapat melepaskan energi secara perlahan. Berikut ini pilihan makanan yang paling banyak mengandung serat.

- Gandum

- Sereal

- Biji-bijian gandum utuh

- Beras merah

- Kacang-kacangan

- Kentang dengan kulitnya

- Sayuran seperti kacang hijau

- Buah-buahan, termasuk buah-buahan kering

Makanan di atas juga bisa dikombinasikan dengan sumber protein yang baik seperti susu, yoghurt, kacang-kacangan, ikan atau daging. Kombinasi ini akan memastikan tingkat glukosa yang stabil dalam darah sehingga kamu tidak mudah merasa lapar.

Pilihan Olahraga Setelah Sahur

Pilihan Olahraga Setelah Sahur - freepik.jpg

Setelah sahur, pilihan terbaik adalah tidak kembali tidur dan mulailah melakukan kegiatan ringan sebelum beraktivitas. Selain disunnahkan untuk tujuan ibadah, kamu bisa meluangkan sedikit waktu untuk melakukan olahraga berikut.

1. Berjalan

Meluangkan waktu untuk latihan kardio dengan intensitas 60—65% dari kemampuan maksimal bukan ide bagus jika dilakukan selama berpuasa. Hal ini bisa meningkatkan rasa haus karena tubuh akan mengalami tahap dehidrasi.

Karena itu, mulailah latihan dengan melakukan kardio yang ringan seperti berjalan dengan durasi singkat. Kamu juga disarankan untuk latihan di dalam ruangan. Berada di suhu tinggi atau sinar matahari langsung terlalu lama juga bisa membuatmu kelelahan atau kehabisan napas.

2. Yoga

Sebagai jenis latihan low-impact, yoga bisa menjadi salah satu rutinitas yang bisa melatih mobilitas tubuh. Saat meluangkan waktu selama Ramadan, luangkan waktu untuk mengerjakan keterampilan atau pose yang ingin dikuasai.

Berdasarkan pendapat Nesrine Dally melalui artikel Women’s Health, hal ini dapat dijadikan sebagai waktu untuk berprogress. Namun, jika memang tidak berkeinginan kuat untuk melatihnya, mungkin kamu bisa melatih gerakan push up atau lompat tali.

3. Bersepeda

Setiap orang memiliki preferensi yang berbeda-beda saat berolahraga. Namun, 2—4 jam setelah makan merupakan waktu yang umum sebelum memulai olahraga. Hal ini juga berlaku bagi kamu yang berencana ingin bersepeda.

Nah, udara sejuk sekitar 2 jam setelah sahur bisa menjadi pilihan ideal untuk bersepeda. Jika memungkinkan, kamu juga bisa memilih bersepeda di dalam ruangan. Hal ini menjaga kamu tidak cepat kelelahan saat ingin melakukan latihan berdurasi singkat.

4. Menari

Jika ingin bersantai sambil tetap bergerak, kamu juga bisa menari untuk tetap menggerakkan tubuh. Durasi 1—2 jam setelah makan berat tinggi karbohidrat adalah waktu ideal untuk menari agar kamu terhindar dari food coma.

Menari termasuk sebagai kegiatan olahraga karena meningkatkan fokus latihan, ketahanan, kekuatan, dan fleksibilitas tubuh. Beberapa jenis latihan menari di kelas gym antara lain pound fit, cardio dance, bollyx, dan belly dance.

Kesimpulan

Olahraga setelah sahur merupakan rutinitas yang baik agar tubuh tetap bergerak dengan jalan kaki, yoga, bersepeda, atau ikut kelas menari. Kamu disarankan untuk olahraga di dalam ruangan untuk menghindari kelelahan dan kehabisan napas di udara panas.

Karena itu, pilihan olahraga di gym setelah 2—3 jam setelah waktu sahur bisa jadi pilihan tepat untuk latihan ringan. Akan jadi pilihan tepat untuk mendaftarkan diri jadi member FIT HUB karena ruangan gym-nya sejuk dengan fasilitas AC. Selain itu, kamu juga bisa dapat akses gratis ke kelas yoga, dance, atau pound fit yang seru!