Apa Itu Repetisi Istilah dalam Latihan Angkat Beban

Mastono

Mastono

Personal Trainer di FIT HUB Nipah Mall Makassar

Repetisi adalah istilah yang pasti sudah sering kalian dengar saat latihan angkat beban atau pengencangan otot-otot tubuh, kan?

Biasanya, repetisi ini selalu disebutkan bersama dengan set ketika melakukan latihan angkat beban. Jumlah repetisi yang dilakukan ketika berolahraga akan sangat berpengaruh kepada hasil latihan yang dilakukan.

Nah, supaya kamu bisa tahu lebih banyak tentang apa itu repetisi, simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Mengenal Istilah Repetisi

Mengenal Istilah Repetisi - freepik.jpg

Repetisi adalah jumlah pengulangan gerakan yang dilakukan dalam satu set olahraga. Gerakan pengulangan ini dilakukan sebelum melakukan jeda (break) dalam setiap setnya.

Ambil contoh kamu yang mau latihan mengangkat dumbell untuk mengencangkan otot bisep.

Latihan tersebut kamu atur dalam 2 set dengan 10 repetisi di dalamnya. Itu artinya, kamu melakukan 10 kali melakukan pengangkatan dumbbell dalam satu set sebelum beristirahat sejenak dan melakukan 10 pengulangan berikutnya.

Melakukan gerakan berulang ini bertujuan untuk mencapai goals dari latihan tersebut.

Memilih repetisi yang lebih sedikit biasanya diimbangi dengan bobot yang lebih berat. Jenis latihan ini bertujuan untuk membuat otot lebih besar.

Pada sisi lain, repetisi yang lebih banyak biasanya dilakukan dengan bobot yang lebih ringan. Cara ini dilakukan untuk mengencangkan otot pada bagian tertentu.

Manfaat Melakukan Repetisi dalam Latihan

Manfaat Melakukan Repetisi dalam Latihan - freepik.jpg

Repetisi memang biasanya dilakukan dalam latihan kekuatan (strength) yang memanfaatkan bobot. Berikut tujuan melakukan repetisi gerakan dalam latihan di gym.

  1. Menguatkan, mengencangkan, dan membentuk otot pada tubuh
  2. Meningkatkan kepadatan tulang untuk mencegah osteoporosis
  3. Membiasakan otot untuk melakukan sebuah gerakan
  4. Menurunkan risiko cedera saat berolahraga atau melakukan aktivitas sehari-hari
  5. Membantu membakar kalori tubuh untuk membentuk berat badan ideal

Jumlah Repetisi yang Disarankan Saat Latihan

Jumlah Repetisi yang Disarankan Saat Latihan - freepik.jpg

Berapa kali repetisi yang seharusnya dilakukan? Pertanyaan tersebut harusnya dikembalikan pada setiap individu.

Tidak ada jumlah repetisi yang benar-benar tepat untuk sebuah latihan. Kamu bisa menentukan sendiri repetisi yang ingin dilakukan.

Meskipun begitu, ada sejumlah faktor yang berpengaruh pada jumlah repetisi yang akan dilakukan. Ini dia faktor yang mempengaruhi.

1. Kebiasaan berolahraga

Orang yang baru pertama kali berolahraga pasti berbeda dengan mereka yang sudah lebih sering. Hal ini akan mempengaruhi jumlah repetisi yang sebaiknya dilakukan.

Sebagai pemula, disarankan untuk melakukan repetisi yang lebih sedikit.

Kamu lebih disarankan untuk memperbaiki gerakan yang dilakukan sehingga tujuan latihan pun bisa tercapai dengan maksimal.

2. Beban yang dipakai

Penggunaan beban juga berpengaruh pada jumlah repetisi. Bobot yang lebih berat membuat kerja otot pun makin tinggi. Hal ini akan berisiko otot mengalami stres dan cedera jika melakukan lebih banyak repetisi.

Sebisa mungkin untuk mengurangi jumlah repetisi jika memang ingin menambah bobot. Kamu bisa menggantinya dengan menambah 1 set tambahan untuk mengisi pengurangan repetisi ini.

Di sisi lain, repetisi perlu ditambah jika kamu memakai bobot yang ringan. Cara ini bertujuan untuk mencapai fitness goal yang ingin diraih.

3. Durasi latihan

Sebaiknya jumlah repetisi dilakukan secara bertahap untuk membuat otot beradaptasi selama latihan.

Pada awal latihan, kamu disarankan untuk memperpendek repetisi yang dilakukan. Jumlah repetisi ini bisa kamu tambahkan pada jenis latihan yang lain.

Begitu juga pada akhir sesi latihan di gym. Secara bertahap, kurangi jumlah repetisi supaya tidak membuat otot stres dan kelelahan.

4. Tujuan latihan

Faktor yang mempengaruhi jumlah repetisi adalah tujuan latihan yang ingin dicapai.

Sebagian atlet profesional biasanya menambah jumlah set dan repetisi untuk mengembalikan performa. Namun, mereka menurunkan semua jumlahnya sesaat sebelum pertandingan untuk mencegah cedera.

Tipe latihan yang sama bisa kamu terapkan untuk mencapai tujuan tertentu.

Untuk sebuah tujuan jangka panjang, kamu bisa menambah jumlah repetisi dalam setiap setnya. Sebaliknya, kurangi jumlah repetisi saat kamu harus melakukan sesuatu yang besar, seperti event olahraga atau aktivitas yang menguras energi.

Kesimpulan

Gerakan repetisi membantu kamu untuk mencapai fitness goal yang spesifik. Namun, perlu diketahui jumlah repetisi yang sesuai dengan kondisi tubuh dan jenis latihan yang dilakukan.

Untuk mengetahuinya, kamu bisa bertanya sekaligus melakukan latihan dengan personal trainer (PT) profesional. Daftar jadi member FIT HUB sekarang dan dapatkan sesi latihan bersama PT gratis. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui latihan seperti apa yang sebaiknya dilakukan di gym.